banner 728x90

2 Eskavator Pemkot Siap Normalisasi Sungai

// Irwansyah : Insya Allah Banjir Pangkalpinang Bisa Dituntaskan

PANGKALPINANG – Di penghujung jabatannya selaku Walikota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah merealisasikan janjinya untuk membeli dua unit eskavator untuk menormalisasi sungai di Pangkalpinang. Dan Sabtu (10/2/2018) lalu, dua alat berat tersebut pun secara simbolis mulai digunakan untuk menormalisasi sungai di kawasan Pasar Ikan Pangkalpinang.

Ditemui Babel Pos usai peresmian alat berat tersebut, Irwansyah mengaku bahwa dirinya sengaja membelikan dua eskavator itu sebagai upaya meminimalisir banjir di Kota Pangkalpinang. Dimana nantinya alat berat itu akan digunakan untuk mengeruk aliran seluruh sungai yang saat ini sudah mengalami sedimentasi.

“Normalisasi aliran sungai saat ini adalah yang paling tepat untuk meminimalisir banjir Pangkalpinang. Insya allah dengan adanya alat berat ini, kedepan masalah banjir bisa kita tuntaskan,” ujar Irwansyah.

Ia mengakui, sebelumnya pada awal kepemimpinan bersama Wakil Walikota, Muhammad Sopian, normalisasi sungai tidak menjadi prioritas. Hal itu dikarenakan prioritas Pemkot Pangkalpinang adalah pembangunan Green Hospital.

Namun, katanya, di ujung masa kepemimpinannya, normalisasi sungai menjadi prioritas. Pemerintah Kota Pangkalpinang menganggarkan sebesar 23 persen dari total dana APBD Kota Pangkalpinang yang berkisar di antara Rp 1 Triliun.

“Alhamdulillah rumah sakit selesai 2017. 2018 ini semua kami programkan 23 persen dari APBD, kami prioritaskan penanganan banjir. Dan dua alat berat ini adalah oleh-oleh untuk masyarakat Pangkalpinang,” tegas Irwansyah.

Senada dengan Irwansyah, Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian juga berharap kehadiran dua alat tersebut bisa mengurangi banjir Pangkalpinang. Sebab, katanya, sampai saat ini banjir masih menjadi momok bagi masyarakat Pangkalpinang. “Kami optimis permasalahan banjir Pangkalpinang bisa dikurangi bahkan bisa dituntaskan,” kata Sopian.

Disamping dua alat berat itu, lanjut Sopian, pihaknya juga mendapatkan bantuan penanggulangan banjir dari pemerintah pusat sebesar Rp53 miliar yang nantinya akan digunakan untuk melakukan pengerukkan terhadap Kolong Retensi Kacang Pedang.

“Ini berkat perjuangan Pak Irwansyah. Mudah-mudahan dengan adanya dukungan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, banjir Pangkalpinang bisa kita selesaikan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Achmat Subari menyebutkan, pembelian dua alat berat tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp4 mikiar. Untuk itu dia mengharapkan program normalisasi sungai selesai tahun ini. Setelah itu, kata dia, normalisasi secara rutin dilakukan sepanjang tahun.

Untuk sementara, dikatakannya, normalisasi dilakukan di aliran Sungai Rangkui. kemudian dilanjutkan di Sungai Pedindang, dan kolom retensi Kacang Pedang. Tiga titik itu sempat terjadi genangan air tinggi dan tingkat sedimentasi tinggi.

“Insya Allah tahun ini masalah banjir tuntas. Sehingga pada 2019 mendatang, Pangkalpinang tak banjir lagi,” tukasnya. (pas)

Related Search

Tags:
author

Author: