banner 728x90

28 Mahasiswa UGM Siap Mengabdi untuk Suak Gual

banner 468x60

//Selama 2 Bulan, Tim KKN-PPM Jalankan 5 Program Unggulan

Sebanyak 28 Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mulai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung. KKN-PPM mahasiswa yang tergabung dari beberapa fakultas ini,

akan berlangsung selama dua bulan. Rombongan tim KKN-PPM di Desa Suak Gual merupakan salah satu dari 7 tim KKN-PPM UGM pada periode 1 (Maret – April 2018).

banner 300x250

Tim KKN-PPM terdiri fakultas Geografi, Kehutanan, Farmasi, Peternakan dan Kedokteran. Rombongan dipimpin oleh satu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yakni Dr. Abdur Rofi, S.Si., M.Si. dari Fakultas Geografi UGM. Rombongan tiba di Bandara Internasional H A.S. Hanandjoeddin Tanjungpandan pada hari Kamis, 1 Maret 2018 sekira pukul 16.50 WIB. Mareka dijemput oleh Kagama Belitung (Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada), lalu diantar menggunakan armada milik Pemkab Belitung menuju penginapan sementara di Kantor Geopark Tanjungpendam.

]Tim KKN-PPM ini kemudian disambut oleh beberapa Kagama Belitung pada acara penyambutan dan ramah tamah antara rombongan tim dengan Kagama pada Kamis (1/3) malam. Lantas, Hari Jumat, (2/3) sekira pukul 07.00 WIB rombongan mengikuti acara penerimaan tim KKN-PPM oleh Pjs Bupati Belitung, Sahirman Jumli di ruang rapat Kantor Bupati Belitung.

Sahirman mengatakan, Desa Suak Gual memiliki potensi unggulan di bidang Pariwisata dan Perikanan. Oleh karenanya, diharapkan ada peran nyata tim KKN-PPM UGM untuk turut mendukung upaya Pemkab Belitung dalam mengembangkannya.

Selain itu, Sahirman juga berpesan, setiap individu harus berinteraksi dengan masyarakat Desa Suak Gual secara harmonis selama menjalankan program KKN-PPM tersebut. Usai penyambutan dari Pjs Bupati Belitung, rombongan berangkat menuju Desa Suak Gual untuk mengikuti acara penyambutan dan ramah tamah dengan Pemdes Suak Gual di Gedung Serba Guna, sekaligus memulai melaksanakan program KKN-PPM UGM.

Dosen pembimbing lapangan Dr. Abdur Rofi, M.Si mengungkapkan, KKN PPM UGM di Desa Suak ini terlihat sangat rapi. Sebelumnya, mahasiswa sudah mengajukan proposal dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Pengurus Kagama Belitung. Dukungan ini kata dia, semakin terlihat ketika penyambutan di Bandara, Pemda sudah menyediakan kendaraan untuk menyemput dan mengantarkan mahasiswa ke lokasi Suak Gual.

“Penyambutan Pjs Bupati Belitung juga sangat baik. Saya kira, kegiatan KKN UGM di Suak Gual akan dapat model KKN UGM ke depan. Yaitu dengan melibatkan KAGAMA di daerah, pemda dan UGM. Pengurus KAGAMA di daerah terbukti membuat pelaksanaan KKN ini berjalan lebih baik. Semoga dua bulan ke depan, kegiatan mahasiswa KKN di Suak Gual dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan juga pemerintah daerah. Semoga menjadi model KKN UGM ke depan,” ucap Dr. Abdur Rofi.

Peran Kagama Belitung akan memfasilitasi antara Lembaga Pengabdian Masyarakat Kuliah Kerja Nyata ( LPM KKN UGM) dengan Pemda Belitung. Sehingga mulai proses pengajuan sampai pelaksanaan KKN UGM di desa tujuan lokasi benar-benar sudah diawali dengan proses panjang. Di mana kebutuhan-kebutuhan serta potensi desa tujuan KKN bisa nantinya dioptimalkan ketika mahasiswa diturunkan di desa tersebut.

Dedy Suranto,ST mewakali Kagama Belitung menuturkan, dengan adanya kegiatan mahasiswa KKN UGM tentu akan sangat membantu dalam mengoptimalkan potensi yang ada di Desa Suak Gual.

Mahasiswa KKN UGM yang diturunkan dengan berbagai disiplin ilmu seperti Fakultas Geografi Ilmu Lingkungan, Fakultas Kedokteran, Fakultas Kehutanan dan Fakultas Peternakan.

Mereka diharapkan bisa memberikan serta mengaplikasikan disiplin Ilmunya guna memajukan dan memberikan kontribusi untuk kemajuan di desa lokasi selama 2 bulan (1 Maret-30 April). “Kami dari Kagama Belitung tentunya akan selalu berusaha mensinergikan dengan Pemda Belitong serta Instansi Vertikal dan BUMN. Ini dalam rangka mensukseskan kegiatan KKN UGM ini serta untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Belitong pada umumnya,” kata Dedy.

Sementara itu, Aji Purnomo selaku Kormanit (Koordinator Mahasiswa Unit) Tim KKN-PPM Suak Gual mengemukan, kesempatan ini pertama kalinya KKN-PPM UGM mengabdi di Desa Suak Gual yang secara geografis terletak di Pulau Mendanau, sebuah pulau yang harus ditempuh dengan menggunakan kapal selama 30 menit dari Pegantungan, Belitung.

“Dengan tantangan seperti itu, tim KKN-PPM tetap optimis untuk dapat menjalankan program dan siap mengabdi di Desa Suak Gual dengan baik. Ada lima program unggulan dari tim KKN-PPM UGM ini, yaitu pengelolaan Ekowisata, Homestay Sehat, Suak Gual Cultural Festival, Kamus De Gual dan pemetaan berbasis pariwisata,” kata Aji dari Fakultas Geografi Ilmu Lingkungan. (rel)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: