banner 728x90

80 Warga Beltim Ruqyah Massal

banner 468x60

*Ada yang Lemas dan Mengetahui Dipelet Orang

Seorang balita tampak meraung-raung seusai ikut ibunya Ruqyah Massal di Mesjid Agung Darussalam Manggar, Selasa (12/9) kemarin.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Sebanyak 80 orang masyarakat Belitung Timur mengikuti Ruqyah Massal di Mesjid Agung Darussalam Manggar, Selasa (12/9) kemarin. Ruqyah Massal dalam rangka Kegiatan Peningkatan Syiar Islam dan Kesadaran Umat Beragama ini dipimpin oleh Ustadz Choirus Subhil Munir dan Ustadz Fahrul Ikhsan.

banner 300x250

Beberapa peserta mengaku dapat langsung merasakan efek dari Ruqyah. Bahkan peserta yang sehari sebelumnya sudah mengikuti mengungkapkan tidur dan bebas dari beban pikiran.

“Pas dibacakan doa-doa tadi langsung tubuh aku tergetar. Seluruh kaki jadi kesemutan padahal sebelumnya dak pernah kayak gini,” ungkap Intan Nurmalasari (24) salah seorang peserta Ruqyah.

Selain itu, Warga Desa Baru Kecamatan Manggar ini menuturkan ia jadi lemas dan sempat ingin berbaring. Beruntung panitia cekatan dengan menahan badannya. Gak tau kenapa sepanjang doa-doa dibacakan badan kayak sempoyongan. Tadi Ibu yang di sebelah saya minta agar saya tahan saja,” beber Intan.

Penuturan yang cukup mengejutkan, juga dirasakan peserta lainnya. Setelah diruqyah, Komandala Putra (25) jadi lebih tenang tidurnya. Bahkan Komandala yang telah diruqyah sehari sebelumnya, Senin (11/9) ini dapat mengetahui jika selama ini ia dipelet orang.

“Dulu-dulunya tidur itu sering dak tenang, abis sholat Subuh baru bisa tidur enak. Semalam pas tidur aku lebih enak dan nyenyak kayak gak ada beban lagi. Alhamdulillah pas Ruqyah hari ini gak apa-apa lagi,” ungkap Komandala.

Saat diruqyah, Finalis Bujang Dayang Beltim 2016 itu pun mengutarakan jika wajah wanita yang memeletnya selalu terbayang. Ia pun sempat berteriak seperti orang kerasukan dan harus dipakaikan kain putih untuk menutupi kepala dan badannya.

“Kemarin itu, kayak badan dan tanganku panas gemetaran seperti ada yang bergerak-gerak. Pikiranku keingat terus sama cewek itu,” ujar Komandala.

Sementara itu Pimpinan Ruqyah Ustadz Choirus Subhil Munir menjelaskan banyak manfaat yang didapat dari Ruqyah. Selain untuk pengobatan, ruqyah juga dapat membuang hawa negatif dalam tubuh dan kesialan.

“Alhamdulilllah hari ini pesertanya gak kayak kemarin ada yang perlu diruqyah secara khusus. Ada air yang sudah dibacakan doa tadi agar diminum, karena mengandung hawa positif,” ujar Choirus yang sudah 15 tahun membantu ruqyah ke seluruh Indonesia.

Ustadz Pesantren Pedeopan Mbesut Jiwo Rogo, Kediri Jawa Timur itu pun memuji antusias para peserta. Ia berharap setelah ini para peserta akan dapat membantu diri sendiri rutin melaksanakan ruqyah. “Alhamdulillah antusias pesertanya hari ini lebih ramai. Abis ini mereka bisa ruqyah sendiri, dengan doa-doa yang sudah kita ajarkan,” kata Choirus.

Selain meruqyah massal, Ustadz Choirus Subhil Munir dan Ustadz Fahrul Ikhsan juga melayani ruqyah ke rumah peserta. Ruqyah Massal dilaksanakan oleh Bagian Kesejahteraan Masyarakat dan Sosial Setda Beltim selama dua hari, 11 dan 12 September 2017. Kegiatan ini dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H. (@2!/Diskominfo Beltim)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: