banner 728x90

9 Oktober 1871 Hari Jadi Kota Manggar

banner 468x60

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Hari jadi Kota Manggar DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Drs.Jafri, mengatakan sudah melakukan berbagai proses untuk menentukan tanggal yang tepat untuk hari jadi Kota Manggar. Di antaranya dengan memanggil Budayawan Belitung, Salim YAH, Rosihan Anwar, Wahyu Kurniawan, Ruspandi dan tim perumus lainnya.

Hal ini disampaikan Jafri saat ditemui Belitong Ekspres usai rapat Paripurna pendapat akhir Fraksi DPRD Beltim terhadap Raperda tentang BUMD dan Raperda tentang hari jadi Kota Manggar, di kantor DPRD Beltim, Selasa (12/9) kemarin.

banner 300x250

“Tadinya dirumuskan ada beberapa alternatif dan mempertimbangkan seperti, pada tanggal 31 Oktorber 1907 ditetapkan Hari jadi Kota Manggar tersebut. Namun akhirnya kita pun sejalan dengan tim perumus yang diketuai oleh Masri Sadeli untuk menetapkan Hari jadi Kota Manggar pada tanggal 9 Oktober 1871,” ungkap Jafri.

Selaku Ketua Pansus, Lanjut Jafri bahwa dirinya tidak bisa memutuskan secara langsung penetapan tanggal Hari jadi Kota Manggar tersebut. Sebab, yang disampaikan tim perumus harus menggunakan produk hukum.

“Dan produk hukumnya adalah Raperda/Perda. Akhirnya diserahkan ke masing masing fraksi DPRD Beltim untuk menentukannya. Dari 3 opsi penanggalan penting, mulai dari 3 Agustus, 9 Oktober 1871 dan tanggal 31 Oktober 1907 kesemuanya mempunyai landasan atau dasar yang kuat. Kemudian dilanjutkan kembali rapat gabungan, hingga akhirnya tanggal 9 Oktober 1871 ditetapkanlah Hari jadi Kota Manggar tersebut,” sebut Jafri.

Sebelumnya juga selain melakukan rapat dengan Budayawan dan tim perumus, Tim pansus DPRD Beltim melakukan kajian ke kantor Arsip Nasional dan Museum Timah Pangkalpinang, dengan kaitan sejarah pertimahan.
“Nah dari sini (Museum Timah, dan kantor Arsip Nasional) juga kita dapatkan kesimpulan untuk penetapan tanggal hari Jadi Kota Manggar. Dengan paduan dokumen serta nara sumber di kantor Arsip nasional, dan Kota Manggar ternyata sudah ada namanya di Kontor Arsip Nasional sejak tahun 1800-an,” terang Jafri.

Akhirnya keputusan yang kuat diambil pada Undang-undang yang dibuat oleh Pemerintahan Hindia Belanda pada waktu itu. Yakni pada tanggal 9 Oktorber 1871. Hingga ditetapkannya Hari Jadi Mota Manggar ini dan disampaikan melalui Rapat paripurna yang digelar Selasa (12/9) kemarin.

Oleh karena itu, menurut Jafri yang juga sebagai Ketua Komisi I DPRD Beltim, maka pada tanggal 9 Oktober 2017 mendatang akan dilaksanakan peringatan Hari Jadi Kota Manggar yang ke 146 tahun.

“Dengan memperingati hari jadi ini, bertujuan agar masyarakat Manggar pada umumnya bisa mengetahui akan hari lahir Kota Manggar. Dan bukan hanya itu kedepan juga akan dibuatkan buku sejarah berdirinya Kota Manggar yang akan disebarkan melalui sekolah sekolah se Kabupaten Beltim,” jelas Jafri sembari menyebutkan meskipun sederhana namun kiranya bisa diperingati, paling tidak akan di paripurnakan.

Senada disampaikan anggota DPRD Beltim Koko Haryanto. Untuk memperingati Hari Jadi Kota Manggar yang jatuh pada tanggal 9 Oktober mendatang, bisa diperingati dengan sesederhana mungkin, paling tidak dilakukan rapat Paripurna nantinya.

“Jadi dengan ditetapkannya Hari Jadi Kota Manggar (Ibukota Kabupaten Beltim) maka Kabupaten Beltim akan memperingati 2 kali dalam setahun untuk hari bersejarah Kabupaten. Yakni tanggal 27 Januari (Hari Jadi Kabupaten) dan 9 Oktober (Hari jadi Kota Manggar),” papar Koko.

Koko pun sependapat kedepan untuk bisa dibuatkan sejarah ini kedalam buku sejarah untuk diinformasikan ke sekolah sekolah. Dan wajib diketahui oleh para pelajar yang ada di Kabupaten Beltim. (feb)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: