banner 728x90

9 Sekolah Jadi Piloting Full Day School, SDN 3 Pangkalpinang Paling Siap

banner 468x60

ilustrasi. Foto : jpnn

belitongekspres.co.id, PANGKALPINANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Pangkalpinang menetapkan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Kota Pangkalpinang sebagai piloting program Full Day School bagi sekolah dasar yang ada di Kota Pangkalpinang.

banner 300x250

Kepala Dindikbud Kota Pangkalpinang, Drs Edison Taher mengatakan, dipilihnya SDN 3 sebagai percontohan program sekolah lima hari itu lantaran sekolah yang terletak di kawasan Tampuk Pinang Pura itu dinilai sangat siap untuk menerapkan program tersebut.

“Selain itu SDN 3 juga didukung oleh komite sekolahnya, yang mana para wali murid sepakat untuk Full Day School disamping memang sarana dan prasarana dan faktor pendukung lainnya SDN 3 lebih siap dari yang lainnya,” ujar Edison kepada Babel Pos, Minggu (6/8) kemarin.

Seperti diketahui bersama, dikatakan Edison, tujuan dari program full day school tersebut untuk lebih mendekatkan komunikasi antara orangtua dengan anak. Pasalnya, selama ini hubungan antara orangtua dengan anak ketika dirumah terbatas, sehingga pertemuan keduanya dinilai kurang efektif.

“Contohnya selama ini, jika hari sabtu orangtua tidak bekerja, sementara anak sekolah, jadi pertemuannya kurang begitu efektif, kalau sama-sama libur dan minggu ketemu, justru pendidikan orangtua jalan. Tapi intinya dengan lima hari sekolah ini, bukan berarti siswa berada dalam ruangan terus, tetapi bagaimana menanamkan nilai-nilai 18 karakter itu, misalnya bagaimana anak-anak itu sumber belajar itu diluar ruangan kelas. Kemudian mereka bisa mengikuti kegiatan sesuai dengan bakat dan minatnya seperti olahraga dan lain-lain sebagainya,” terang Edison.

Oleh karenanya, Edison meminta agar SDN 3 Pangkalpinang bisa menerapkan full day school dengan nyaman dan aman. Dengan begitu para siswa akan lebih betah berada di sekolah.

“Ini tugas para guru bagaimana menciptakan sekolah itu jadi rumah kedua bagi anak-anak, jadi mereka senang berada disekolah, bila perlu Tempat Pendidikan Al-Quran-nya pun dilaksanakan di sekolah,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Edison, sembari menunggu Peraturan Presiden tentang full day school, pihaknya akan terus mengevaluasi kelemahan dari program tersebut. Sehingga ketika program tersebut benar-benar diterapkan, Pangkalpinang sudah siap melaksanakannya.

“Makanya kalau tidak melakukan piloting seperti ini, kita tidak tahu kelemahannya dimana, apa yang harus diperbaiki, untuk itu perlu diadakan ujicoba ini sekaligus kita melakukan evaluasi. Kalau memang bagus, kenapa tidak kita laksanakan,” tegas Edison.

Dia menambahkan, untuk tingkat SMP, sedikitnya ada tujuh sekolah yang menjadi piloting full day school yakni SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMP Tresia, SMP Kalam Kudus dan SMP Albina.

“Mudah-mudahan kedelapan sekolah ini berhasil menjadi sekolah percontohan program lima hari sekolah. Sehingga nantinya program ini secara bertahap bisa kita terapkan di seluruh sekolah yang ada di Pangkalpinang,” pungkasnya. (pas)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: