banner 728x90

Abang Hellyana Resmi Tersangka

banner 468x60

*Terkait Dugaan Kasus Penganiayaan di Warkop

Zaldiansyah saat melaporkan dugaan tindak penganiayaan di Polsek Tanjungpandan, Rabu (27/9).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Abang kandung Hellyana, yakni Ht alias Yt (42) resmi ditetapkan tersangka oleh Polsek Tanjungpandan, Kamis (28/9) kemarin. Penetapan tersangka terkait dugaan kasus penganiayaan terhadap Zaldianyah Putra, di warung kopi Jalan Pantai, Rabu (27/9) lalu.
Kapolsek Tanjungpandan AKP Gineung Pratidina membenarkan Yt sudah ditetapkan sebagai tersangka.

banner 300x250

Pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi saat kejadian.
“Saat ini kami sudah menerbitkan surat pemanggilan terhadap Yt. Dan kita akan kirim surat tersebut,” ujar AKP Gineung kepada Belitong Ekspres, kemarin. Sementara barang bukti yang berhasil dikumpulkan yakni visum korban.

Sebelumnya, gara-gara membahas persoalan politik di warung kopi, Zaldiansyah Putra yang mengaku pengawai Bank BRI, diduga dianiaya oleh pria berinisial Yt di Jalan Pantai, Rabu (27/9).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu Zaldiansyah bersama rekan-rekannya asyik ngopi di warung kawasan Jalan Pantai tersebut. Saat tengah asyik membahas terkait rencana majunya Hellyana dalam Pilkada Belitung 2018, Yt datang menghampiri mereka.

Diduga karena tersinggung dengan pembicaraan tersebut, pelaku yang diketahui merupakan abang kandung Hellyana, secara spontan langsung memukul kepala korban menggunakan piring hingga pecah.

Akibatnya, korban mengalami luka sobek di bagian kepalanya. Setelah kejadian itu, kemudian Zaldiansyah melaporkan Yt ke Polsek Tanjungpandan.

Sementara itu, Hellyana belum bisa dikonfirmasi mengenai berita penetapan tersangka abangnya tersebut. Beberapa kali nomor handphonenya dihubungi, namun tidak aktif. Sebelumnya, dia mengakui bahwa YT adalah kakak kandungnya.

Politisi PPP ini juga mengaku sudah mendengar kabar terjadinya pemukulan terhadap Zaldi di warung kopi itu. Akibat pukulan itu, korban mengalami luka pada bagian wajah dan tangannya.

Dijelaskan Hellyana, sebelum abangnya melakukan pemukulan, dia mendengar korban bisa jelek tentang dirinya. “Maka dari itu, mungkin abang emosi dan langsung menghajar korban,” ujar Hellyana, melalui telpon selulernya.

Dia berharap, kasus ini tidak sampai naik ke meja hijau. Sebab, apa yang dilakukan kakaknya tidak salah. “Masak kita di dzolimi, kami diam aja,” kata Hellyana. Maka dari itu, dia meminta kasus ini dimediasi untuk berdamai. (kin)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: