banner 728x90

ABG Bisu dan Bocah Dicabuli

banner 468x60

*Dua Pelaku Diamankan Polisi

BANGKA-GADIS bisu yang tergolong ABG (Anak Baru Gede) dan bocah jadi korban cabul pria dewasa.  Kali ini terkuak di Payung, Bangka Selatan (Basel), dan Belinyu, Bangka.  Akibatnya, kedua pelaku pun diciduk polisi.
Di Basel, Sumandra Wadi alias Somad (30) warga Desa Ranggung Kecamatan Payung, Basel, terlibat kasus tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur pada bulan November 2016 lalu.  Somad yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani ini ditangkap oleh anggota Polsek Payung, Rabu (28/12/2016) pagi sekitar pukul 09:00 Wib di kediaman orang tuanya di Desa Ranggung.  Penangkapan dipimpin langsung Kapolsek Payung, Iptu Yandri C Akip SH MH bersama Kanit Reskrim dan anggotanya.

banner 300x250

“Saat dilakukan penangkapan, Somad tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Polsek Payung guna penyidikan lebih lanjut,” ungkap Iptu Yandri C Akip SH MH kepada Babel Pos, kemarin.

Kapolsek menjelaskan, persetubuhan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Ayat 2 dan 82 Ayat 1 Undang-Undang (UU) RI nomor 35 tahun 2014 perubahan UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Penangkapan sesuai laporan dari pihak keluarga korban tanggal 23 Desember 2016,” jelas Yandri.

Ia menambahkan, pelaku pencabulan anak di bawah umur ini tergiur dengan kemolekan tubuh korban berinisial Ma (17) warga Desa Ranggung yang tidak bisa berbicara (Bisu_red).  “Pelaku tergiur dengan kemolekan tubuh korban. Kejadiannya itu pada Kamis 10 November 2016 sekitar pukul 16:00 Wib di rumah almarhum H Hul Desa Ranggung,” kata Iptu Yandri.

Yandri menjelaskan, pelaku menyetubuhi korban dengan cara menarik tangan korban dan kemudian dibawa masuk ke dalam rumah almarhum H Hul. “Korban pulang ke rumah orang tuanya dalam keadaan menangis dan langsung bercerita kepada ibunya, Amira dengan menggunakan bahasa isyarat bahwa telah dipaksa dan disetubuhi oleh laki-laki yang bernama Somad di rumah almarhum H Hul,” jelas Kapolsek.

Sebelum melaporkan ke Polsek Payung, lanjut Yandri, orang tua korban sempat mendatangi pihak keluarga pelaku. Namun orang tua korban tidak mendapatkan kejelasan dan pelaku tidak mau mengakui perbuatan yang telah dilakukannya terhadap korban.  “Setelah peristiwa tersebut terjadi, pelapor sempat mendatangi keluarga terlapor. Namun pelapor tidak mendapatkan kejelasan dan terlapor tidak mau mengakui perbuatan yang telah dilakukan terhadap anak pelapor,” tegas Yandri.

Bocah Dicabuli ‘Jari’
Sementara itu, Bujang Tua, Asmuni alias Rebo (50) buruh harian warga  Dusun Air Angat RT 004 Desa Gunung Pelawan, Belinyu, Bangka, diamankan anggota reskrim Polsek Belinyu.  Ia dilaporkan pihak keluarga korban ke Polsek Belinyu dengan nomor: LP/B-572/XII/2016/Babel/Res Bka/Sek Bly, Senin (26/12).  Korbannya sebut saja Bunga (8).

Dikatakan Kapolsek Belinyu, Kompol Jimmy Kurniawan seizin Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana, melalui Kanitres kepada Babel Pos, Rabu ( 28/12), pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan saat sedang berada di kediamannya.  Dari keterangan pelaku ia mengakui melakukan perbuatan sesuai dengan nomor LP diatas, selanjutnya pelaku dibawa dan diamankan di Mapolsek Belinyu guna penyelidikan lebih lanjut.

Pelaku saat sedang berada di sel Polsek yang ditanyai Babel Pos menyatakan, ia mencabuli Bunga dengan cara memasukkan jari tangannya ke alat vital korban.(tom/joi)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: