banner 728x90

Ajaran Ahmadiyah Tak Boleh Disebarkan

//Dewan Minta Ahmadiyah Segera Bertobat!

TANJUNGPANDAN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Belitung Ahyat mengatakan, pada dasarnya alirah Ahmadiyah tidak diperkenankan untuk disebarluaskan. Hal itu juga sudah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri nyaitu Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Jaksa Agung.

“Kalau aliran tersebut sesat atau tidaknya itu urusan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kalau negara melihatnya jangan sampai ada konflik dan sara,” ujar Ahyat menanggapi adanya ajaran Ahmadiyah yang masuk Belitung, Senin (3/9) kemarin.

Ahyat melanjutkan, Pemerintah berpedoman pada SKB 3 Menteri. Dimana leading sektornya ada di Kejaksaan. Pemerintah melihatnya setiap warga negara mempunyai punya hak dan kewajiban untuk mentaati norma-norma berbangsa dan beragama.

“Harus bisa menahan diri, karena mereka juga warga negara. Jadi kita harus patuh dengan SK3 Menteri. Baik mereka (Ahmadiyah,red) masyarakat dan pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu Anggota Komisi II DPRD Saryadi mengatakan, merasa prihatin dengan adanya aliran Ahmadiyah yang sempat menimbulkan keresahan di masyarakat tersebut. Oleh sebab itu dirinya mengajak para pengikut Ahmadiyah untuk bertobat dan kembali ke ajaran agama yang sesuai dengan sariat Islam dan Al-Quran.

Kata Saryadi, Pemerintah Daerah harus cepat mengambil tindakan agar persoalan ini agar tidak meluas lebih jauh. Kemudian juga masyarakat sekitar harus bisa menahan diri dan jangan sampai berbuat anarkis.

“Kita berharap kepada Pemerintah Daerah agar cepat menyikapi persoalan tersebut dan masyarakat sekitar agar bisa menahan diri dan tidak berbuat anarkis,” pinta Ketua DPC PPP Belitung ini. (rez)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: