banner 728x90

Aktivitas TI Cemari Kolong PDAM, Suplay Air 800 Pelanggan Distop

Beberapa sakan TI ilegal berjejer di tepi kolong sumber air baku PDAM Air Serkuk, Desa Air Saga, Senin (22/10) kemarin.ad

*Satpol PP Segera Lakukan Razia

TANJUNGPANDAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Belitung terpaksa menghentikan sementara suplay air bersih kepada 800 pelanggan di wilayah kecamatan Tanjungpandan.

Pasalnya, kolong sumber air baku PDAM Air Serkuk, Desa Air Sagak, itu tercemar aktivitas TI ilegal.

Direktur PDAM Belitung, Erwinta Djamaludin mengatakan, aktivitas penambangan timah ilegal tersebut mengakibatkan sumber air baku IPA 40 liter di Air Serkuk menjadi keruh dan berwarna coklat. Menurutnya, aktivitas TI ilegal ini dilakukan pada malam hari.

“Untuk wilayah jalan Sriwijaya, Gatot Subroto, Kota, Kampung Damai, dan Air Saga, kita berhentikan (stop) sementara. Sebab, sumber air kolong kita kotor tidak layak lagi didistribusikan ke pelanggan,” kata Erwinta kepada Belitong Ekspres, Senin (22/10) kemarin.

Erwinta menjelaskan, aktivitas TI ilegal ini menggunakan mesin robin yang sudah dimodifikasi. Kemungkinan mereka menggunakan peredam. Sebab, suara mesin hanya terdengar jarak 10 meter.

Pelaku penambangan ini biasanya beroperasi di atas pukul 23:00 WIB pada hari Senin hingga Jumat.

“Namun kalau pada hari Sabtu dan Minggu bisa lebih awal. Kami bukan tidak mau melakukan penindakan, namun itu bukan wewenang kami,” keluh Erwinta sembari mengatakan sudah melapor ke Satpol PP Belitung.

Melihat kondisi kolong PDAM saat ini kata dia, sudah tidak memungkinkan lagi untuk didistribusikan ke para pelanggan. Mereka takut air tersebut bermasalah dan masyarakat mengeluhkan pelayanan suplay sumber air bersih PDAM.

“Sekitar 800 pelanggan, termasuk Hotel Maxone dan BW Suit pasokan juga terhenti. Kita menunggu 2-3 hari, apabila tidak ada aktivitas TI, mudah-mudahan airnya berubah dan dapat diolah, maka langsung kami kirim,” tukas Erwinta.

Berdasarkan pantauan Belitong Ekspres, Senin (22/100 kemarin, terdapat beberapa sakan yang berada di pinggir kolong PDAM Air Serkuk. Diduga sakan-sakan itu digunakan untuk penambangan timah yang ada di pinggir kolong PDAM tersebut.

Sakan ini tersembunyi di bagian hutan kecil sekitar 5 meter dari jalan raya. Di hutan ini terdapat jalan tikus menembus pagar lokasi PDAM yang sudah jebol. Diduga jalan itu sebagai lalu lintas penambang untuk sampai ke lokasi.

Menanggapi keluhan pihak PDAM, Plt kepala Satpol PP Kabupaten Belitung, Mirang Uganda menyatakan, dalam waktu dekat akan segera menindak aktivitas TI yang telah mencemari kolong sumber air baku tersebut.

“Kita akan menindaklanjuti laporan dari PDAM. Dalam waktu dekat, kami akan melakukan razia, di tempat atau lokasi yang dimaksud,” tegas Mirang Uganda kepada Belitong Ekspres, Senin (22/10) kemarin.

Mirang kembali mengatakan, kalau memang aktivitas TI berada dalam lokasi PDAM, tentu itu menyangkut aset daerah dan fasilitas umum. “Apalagi itu aktivitas penambangan sudah mencemari sumber air baku, maka wajib ditindak tegas,” tandas Mirang.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Belitung AKP Bagus Kresna Eka Putra mengatakan, sebelumnya jajaran kepolisian sudah melakukan penyelidikan di lokasi. Namun, saat itu berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ada aktivitas.

Kendati demikian, dia masih enggan berkomentar banyak mengenai rencana yang akan dilakukan oleh pihak kepolisian. “Kami memang pernah mendapat laporan adanya tambang itu. Dalam waktu dekat kita akan tindaklanjut,” singkatnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Air Saga, Halim belum bisa dikonfirmasi Belitong Ekspres menanggapi aktivitas TI di kawasan kolong PDAM Air Serkuk. Berapa kali dihubungi, tetapi tidak ada jawaban. (dod/rez/kin)

Related Search

Tags:
author

Author: