banner 728x90

Apen Akui Arak Miliknya

Apen ( kanan), Iptu Hutahayan (Tengah) Sanem (kiri) saat menggelar pertemuan di kediaman pribadi Bupati Belitung, Senin malam (3/9).

//Pabrik di Hutan Kembiri Membalong
//Beberkan Oknum yang Minta Setoran

TANJUNGPANDAN – Pengusaha bernama Apen mengakui kurang lebih satu ton arak yang digerebek Bupati Belitung Sahani Saleh, Senin (3/9) lalu, adalah miliknya. Dia melakukan bisnis haram tersebut, sudah berjalan sekitar sepuluh tahun.

Pasca dilakukan razia, pada malam harinya Apen menemui Bupati Belitung di kediaman pribadinya kawasan Kebun Jeruk, Tanjungpandan. Di hadapan Bupati dia membeberkan mengenai usahanya dalam pembuatan arak.

Mulai dari izin hingga adanya oknum-oknum yang meminta setoran kepadanya. Kata Apen, dia membuat arak tersebut di salah satu lokasi hutan yang ada di kawasan Kembiri, Kecamatan Membalong.

“Saya sudah lama usaha ini. Sejak sekitar sepuluh tahun lalu,” ujar Apen di hadapan Sahani Saleh, Kasat Narkoba Polres Belitung Iptu Naek Hutahayan, Kasat Sabhara Iptu Edi Harto, dan sejumlah Anggota Pemuda Pancasila.

Apen menjual arak tersebut per botolnya seharga Rp 15 ribu. Para pembelinya bermacam-macam. Mulai dari orang dewasa hingga kalangan remaja. Meski berkali-kali dirazia, dia tetap nekat membuka usahanya.

“Alasan saya nekat, hanya usaha ini yang saya bisa kelola. Selain arak, saya juga menjual minuman berakohol lain berbagai merek. Kita juga ada izin lengkap,” jelasnya.

Ketika ditanya Bupati Belitung mengenai adanya oknum-oknum yang sering meminta setoran kepada dia, Apen awalnya enggan berkomentar. Setelah diintrogasi lebih dalam akhirnya dia membeberkannya.

“Kalau minta-minta memang ada. Tapi mereka tidak menggunakan baju dinas. Mereka meminta, misalnya untuk ada acara Agustusan,” jelas Apen dengan nada pelan.

Sementara itu, Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) mengaku tidak akan main-main dalam hal ini. Dia meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas masalah tersebut. Yakni dengan menggerebek pabrik arak dan menindak tegas pelakunya.

Sanem juga menginginkan Belitung bersih dari arak. “Saya prihatin sekali. Tiap kali saya membaca berita khususnya kecelakaan selalu masalah arak. Kalau terus dibiarkan, masalah ini tidak akan selesai,” pinta Sanem.

Menanggapi hal itu, Kasat Narkoba Polres Belitung, yang juga menjabat KBO Satreskrim Polres Belitung Iptu Naek Hutahayan mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap Apen.

Pertama yang akan dilakukan Jajaran Polres Belitung dalam hal ini, mencari barang bukti dan menggerebek pabrik arak. “Untuk barang bukti arak milik Apen, sudah kita amankan. Tinggal menggerebek pabriknya,” kata Iptu Hutahayan.

Ketika disinggung mengenai pasal yang akan disangkakan, Iptu Hutahayan menjelaskan, kemungkinan Apen akan dijerat dengan Pasal 140 Undang-undang Pangan. “Sementara, kita masih belum bisa berkomentar. Sebab, saat ini kami akan memeriksa Apen,” pungkasnya. (kin)

Related Search

Rate this article!
Apen Akui Arak Miliknya,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: