banner 728x90

Babel Siap Hadapi  Arus Mudik Idul Fitri 

// Seluruh Persiapan Sudah Dilakukan
PANGKALPINANG – PT. Angkasa Pura (AP) II Bandara Depati Amir Pangkalpinang memastikan persiapan arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2018 telah siap. Apalagi persiapan tersebut telah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.
Demikian disampaikan FHR Manager PT. AP II Depati Bandara Amir Pangkalpinang, Muhammad Ur’rasyidin kepada Babel Pos belum lama ini.
Ia menuturkan bahwa persiapan tersebut telah dilakukan sejak jauh-jauh hari mulai dari penyediaan posko layanan arus mudik balik lebaran seperti juga tahun-tahun sebelumnya. Posko ini akan dibuka hingga H+7 lebaran Idul Fitri 1439 H/2018.
Dalam hal ini PT. AP II Bandara Depati Amir Pangkalpinang bekerjasama dengan TNI/Polri guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan para pengguna layanan jasa Bandara Depati Amir.
Bersama kepolisian dan TNI pemeriksaan akan dilakukan kepada setiap kendaraan roda dua ataupun roda 4 yang masuk ke area Bandara Depati Amir. Demikian pula dengan pemeriksaan kepada setiap penumpang area dalam Bandara.
“Ramadhan tahun ini, bagi para penumpang yang datang maupun akan berangkat di waktu-waktu menjelang berbuka puasa, maka kita memberikan takjil gratis setiap hari,” ujar Rasyidin.
Sesuai dengan Standar Operasional (SOP) yang telah ditetapkan oleh pemerintah, maka PT. AP II juga akan terus berusaha untuk memberikan layanan yang terbaik demi kenyaman dan keselamatan setiap pengguna layanan bandara Depati Amir Pangkalpinang terlebih dalam suasana arus mudik-balik lebaran.
“Persiapan fasilitas seperti penambahan AC dan sebagainya juga telah kita lakukan untuk kenyamanan penumpang. Disamping itu juga ada rencana pengembangan wings kiri dan wings kanan Bandara, mengingat memang kapasitas Bandara Depati Amir Pangkalpinang setiap hari 7 ribu orang untuk take off maupun landing. Sedangkan pertahun kapasitas penumpang Bandara Depati Amir Pangkalpinang bisa mencapai 1,5 juta orang,” ujarnya lagi.
Dengan kondisi yang ada, pihak AP II Bandara Depati Amir memperidiksi akan terjadi kepadatan arus mudik-balik lebaran tahun ini. Bahkan dilihat dari 2017, PT.AP II Bandara Depati Amir Pangkalpinang yang seyogaynya ditargetkan sebanyak 2 juta penumpang/tahun, namun nyatanya justeru tembus di 2,50 (dua juta lima puluh ribu penumpang).
“Ini juga imbas dari kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi udara yang semakin tinggi, bisa saja karena faktor harga tiket yang bersaing maupun memang dari sudut kenyamanan dan kecepatan waktu tempuh,” tambahnya.
Sementara itu ditemui terpisah, General Manager (GM) AirNav Indonesia atau Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) Cabang Pangkalpinang, Agus Istiarno menyampaikan kesiapan pihaknya mendukung dalam rangka kelancaran pelayanan navigasi penerbangan khususnya di momentum arus mudik/balik lebaran tahun 2018.
“Sesuai dengan tupoksi AirNav, maka akan siap membantu pihak airline dalam hal kelancaran pelayanan pelaksanaan take off maupun landing dari menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang. Karena kita sekali lagi akan membantu sesuai dengan kebutuhan airline itu sendiri. Misalnya untuk kebutuhan penumpang biasanya airline melakukan yang namanya menambah ekstra flight, dalam hal ini AirNav tentu akan membantu untuk kemudahan administrasinya, sehingga kebutuhan angkutan udara lebaran yang nyaman dan aman akan dapat terpenuhi,” tambahnya.
Agus mengaku optimis dalam persiapan pelayanan arus mudik balik lebaran tahun 2018 akan berjalan sebagaimana yang diharapkan, karena antisipasi telah dipersiapan jauh-jauh hari mulai dari sumber daya manusia (SDM) dan sebagainya, supaya dalam pelayanan penerbangan ini tidak mengalami kendala.
Dishub Babel Siapkan Posko
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, KA Tajuddin, juga menyampaikan bahwa salah satu hasil kesimpulan rapat koordinasi persiapan monitoring dan angkutan lebaran adalah akan disiapkan posko mudik di beberapa titik lokasi di kabupaten/kota di wilayah provinsi kepulauan Bangka Belitung, bahkan masing-masing kabupaten/kota sudah menyiapkan 4 sampai 5 titik posko mudik dan lebaran yang disebar di lokasi-lokasi yang menjadi pusat berkumpulnya masyarakat, seperti di terminal, pelabuhan, bandara, pusat-pusat perbelanjaan, tempat-tempat wisata dan lain sebagainya, sedangkan pihak polda Bangka Belitung sendiri sudah menyiapkan  12 pos pengamanan dan 2 pos pelayanan.
Rapat koordinasi tersebut pun telah berlangsung  di Kantor Dinas perhuhungan provinsi kepulauan Bangka Belitung, mengundang unsur polda Bangka Belitung, Bptd kemenhub wilayah VII, Dishub kab/kota, ASDP, Syahbandar, Basarnas, Angkasa pura, upt bndara tj pandan, Damri dan lain-lain.
Menurut KA. Tajuddin, keberadaan posko-Posko ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik, agar lebih merasa nyaman dan aman, sehingga dapat berbahagia berkumpul bersilaturahim bersama keluarga.
Pesan agar pemudik merasa nyaman, aman dan bahagia dalam menikmati perjalanan mudiknya, senantiasa disampaikan Gubernur kepulauan Bangka Belitung dalam berbagai kesempatan, pesan gubernur itu juga yang kemudian disampaikan kepada para peserta rakor, yang akan dijadikan perhatian dalam melayani pemudik sesuai fungsi masing-masing Instansi.
Pada masing-masing posko sesuai lokasi penempatannya akan ditempatkan berbagai unsur baik unsur kepolisian, unsur Dinas perhubungan, unsur kesehatan, unsur jasa raharja, unsur Basarnas, dan unsur lain sesuai kebutuhan serta akan disediakan nomor-nomor telepon yang bisa dihubungi apabila terjadi sesuatu atau kondisi darurat, dan pihak petugas berdasarkan ketentuan khusus dimasa angkutan lebaran 1439 H yang ditetapkan menteri perhubungan, dapat mengambil langkah-langkah dan tindakan tertentu untuk pemulihan keadaan atau situasi darurat.
Keberadaan posko-Posko ini juga berfungsi untuk memonitor perjalanan mudik dan angkutan lebaran, petugasnya diwajibkan membuat laporan secara berjenjang dari tingkat operator di lapangan ke posko Dishub kabupaten/kota, selanjutnya dilaporkan ke posko Dishub Provinsi untuk kemudian diteruskan laporannya ke kementerian perhubungan. Dengan adanya laporan berjenjang seperti ini diharapkan jika terjadi sesuatu di lapangan dapat segera diambil tindakan secepatnya, agar situasi dan kondisi tetap dapat terpelihara secara kondusif.
“Kami  menghimbau termasuk juga kepada pelaku bisnis di Bangka Belitung baik berbentuk Badan Usaha Milik Negara maupun Badan usaha milik swasta memanfaatkan momentum mudik lebaran ini menunjukkan kepeduliannya seperti membuka pelayanan bengkel gratis untuk pemudik, layanan rest area di titik-titik tertentu, layanan informasi, dan lain sebagainya yang dipandang dapat membantu memberikan kenyamanan perjalanan mudik masyarakat, pasti masyarakat akan terkesan dengan pelayanan seperti itu, sehingga dapat meningkatkan citra positip pelaku bisnis tersebut di mata masyarakat.
Dinas perhubungan sendiri akan membuat posko di kantor Dishub sebagai pusat komando monitoring mudik dan angkutan lebaran, dan sesuai arahan menteri perhubungan, mulai disiapkan pada H-10 sampai dengan H+10 hari raya idhul fitri 1439 H,” jelas KA Tajuddin. (lya)

Related Search

Tags:
author

Author: