banner 728x90

BB Kejahatan Rp 1 Miliar Dimusnahkan

Bupati, Kajari dan Kapolres Belitung memusnahkan barang bukti kejahatan di Halaman Kantor Kejari Belitung, Jumat (12/7).

Bupati, Kajari dan Kapolres Belitung memusnahkan barang bukti kejahatan di Halaman Kantor Kejari Belitung, Jumat (12/7).

Rampasan dari 12 Kasus di Belitung

iklan swissbell

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Sejumlah barang bukti (BB) hasil kejahatan di Kabupaten Belitung dengan total mencapai Rp 1 miliar dimusnahkan. Pemusnahan ini dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung, Jumat (12/7) kemarin.

Pemusnahan BB ini disaksikan langsung oleh Bupati Kabupaten Belitung H Sahani Saleh, Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Himelda Sidabalok, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung Ali Nurudin.

Kajari Belitung Ali Nurudin mengatakan, pemusnahan barang bukti merupakan rampasan dari 12 kasus yang ditangani oleh Polres Belitung dan Kejati Babel. Dimana sebelumnya, sudah dilimpahkan ke kejaksaan dan disidangkan di Pengadilan.

Dijelaskan Ali, dari 12 kasus lima diantaranya merupakan perkara narkoba yang sudah vonis dan memiliki kekuatan hukum tetap. Sedangkan sisanya dari terdiri dari berbagai kasus. Diantaranya minuman beralkohol (minol).

Selain itu, ada obat-obatan tanpa memiliki izin seperti obat kuat, asam urat, minuman air kemasan gelas, botol galon, dan juga kosmetik. Serta, senjata api yang diamankan dari oknum lapas kasus penyalahgunaan narkotika.

“Barang bukti ini merupakan hasil kejahatan di Kabupaten Belitung terhitung Bulan Mei 2018 hingga Juni 2019. Daripada menumpuk, makanya kita musnahkan,” ujar Ali Nuridin kepada wartawan usai pemusnahan barang bukti.

Dari beberapa pemusnahan barang bukti ini, yang menyita perhatian yaitu pada saat menghancurkan senjata api. Sebab, ada beberapa trik dan tidak sembarangan orang yang bisa menghancurkannya.

“Maka dari itu, kita datangkan beberapa personil dari Brimob. Hal itu dilakukan agar pemusnahan berjalan lancar. Pemusnahan ini juga disaksikan langsung, oleh Buser Polres Belitung,” pungkasnya.

Bupati Belitung H Sahani Saleh mengapresiasi adanya kegiatan pemusnahan ini. Dia melihat, dari barang bukti yang dimusnahkan kebanyakan dari kasus narkoba. Hal itu menandakan Belitung masih bisa dimasuki pengguna narkoba.

“Kami meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku penyalahguna narkoba. Bila perlu hukum seberat-beratnya. Tidak ada ampun bagi narkoba. Sebab merusak generasi bangsa,” pinta.

Sementara itu, Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana mengatakan, kegiatan memang harus dilakukan oleh pihak kejaksaan. Apalagi setiap tahun barang bukti semakin banyak. Tentunya membuat gudang menjadi melebihi kapasitas (overload).

Untuk mencegah terjadinya overload pada saat penyidikan, dirinya menyarankan kepada pihak kejaksaan untuk melelang barang bukti yang bisa dijual. Seperti kendaraan maupun handhpone.

“Nanti uang dari hasil lelang langsung disetorkan ke negara. Overload BB tidak hanya dialami kejaksaan saja. Melainkan juga di Polres Belitung. Khususnya BB kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. (kin)

Sejumlah barang bukti (BB) hasil kejahatan di Kabupaten Belitung

Sejumlah barang bukti (BB) hasil kejahatan di Kabupaten Belitung.

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: