banner 728x90

BBM Sempat Langka, Penyebabnya Pengerit?

Suasana antrian panjang mobil untuk mendapatkan BBM di SPBU Air Merbau, Jumat (8/2) kemarin.

*Polisi Minta SPBU Utamakan Kendaraan Umum

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Belitung hingga kini masih aman. Meski begitu, sejumlah masyarakat mengeluhkan susahnya mendapat BBM jenis premium, khususnya di kios-kios eceran.

Pantauan Belitong Ekspres, Jumat (8/2) beberapa kios BBM di Air Raya terlihat menutup tempat jualannya. Katanya, mereka kehabisan stok premium lantaran pembelian di SPBU dibatasi.

Selain itu, kemarin antrian kendaraan terpantau sempat mengular di sejumlah SPBU. Seperti SPBU Air Merbau Tanjungpandan. Mereka rela mengantri, karena ada kekhawatiran BBM akan kembali langka.

“Dari siang bensin sudah habis. Ini yang tersisa beberapa liter Pertalite, itupun untuk stok pemakaian pribadi,” kata salah satu penjual yang enggan disebut nama di Simpang Tiga Air Raya, kepada Belitong Ekspres.

Sementara itu, Kanit Tipiter Satreskrim Polres Belitung Ipda Fadhilah Makbul mengatakan, dirinya telah mengetahui adanya kelangkaan Premium di Belitung beberapa hari lalu. Menurutnya, penyebab utama faktor banyak pengerit.

“Mereka membeli dengan jumlah yang banyak, sedangkan pengendara lain tidak kebagian. Hal itu yang membuat warga kesulitan mendapatkan bensin,” ujar Ipda Makbul kepada Belitong Ekspres, Jumat (8/2) kemarin.

Namun, sekarang kondisi sudah mulai lancar dan normal. Dalam waktu dekat jajarannya akan mendatangi sejumlah SPBU yang ada di Belitung. Dia meminta kepada pengelola, agar mendahulukan (mengutamakan) kendaraan umum.

“Ini supaya suplay BBM dari SPBU kepada pengendara berjalan lancar. Dalam waktu dekat, kita akan koordinasi dengan pimpinan mengenai permasalahan yang terjadi saat ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Jober Pertamina Belitung Adhi Warsito belum bisa berkomentar mengenai masalah ini. Beberapa kali nomer telepon selulernya dihubungi belum ada jawaban. Ditemui di lokasi, namun dia tidak ada di tempat.

Menurut para pegawainya, saat ini Adhi sedang berada di kapal. Yakni melakukan pengecekan stok BBM yang ada saat ini. “Bapak (Adhi Warsito) lagi mantau di kapal,” kata salah satu Satpam di lokasi.

Terpisah, Admin SPBU Air Merbau Dwi Agus Puspita mengatakan, saat ini tidak ada kendala kelangkaan BBM di Tanjungpandan. Khususnya Premium. Katanya pasokan normal per hari dia mendapat pasokan masuk 20 ton untuk bensin.

Selain itu, Lima ton Pertamax, dan 10 ton Pertalite. “Semuanya sudah kita jual kepada pengendara maupun pengerit. Saya juga tidak tahu, kenapa kok bisa langka,” kata wanita asal Jawa Timur ini.

Dia mengakui dalam pasokan pengiriman BBM dari Jobber ke SPBU mengalami keterlambatan. Namun, hal tersebut terjadi sekitar dua minggu lalu. Sebab, dikarenakan kapal belum bisa bersandar lantaran faktor cuaca.

“Kalau sudah normal. Kalaupun telah, hanya beberapa jam saja, meski begitu tetap diisi dan disebarkan ke masyarakat (pengendara),” pungkasnya. (kin)

Related Search

Tags:
author

Author: