banner 728x90

Bejat, Perkosa Wanita di Depan Balita

*Rampok Juga, Mardino alias Boby Terancam 12 Tahun Penjara

TANJUNGPANDAN-Hanya dalam waktu 2×24 jam, Tim Buser Polres Belitung berhasil mengamankan pelaku kasus pemerkosaan terhadap Bunga (30) bukan nama sebenarya, Ibu Rumah Tangga Warga Desa Batu Itam, Jumat (18/9) siang lalu pekan lalu.

Pelaku yang diketahui bernama Mardino alias Boby (25) warga Jalan Raya Tanjung Kelayang Desa Batu Itam ini, diamankan Polres Belitung di rumah kediaman saudarannya di Dendang Beltim, Minggu (20/9) dini hari.

Boby sempat melawan saat hendak diamankan, hingga akhirnya polisi menghadiahi dua butir timah panas di kaki bagian kanan dan kiri pelaku. Lantas, tersangka langsung digelandang ke Polres Belitung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, pada saat itu pelaku datang ke kediaman korban. Ia menanyakan tentang tanah yang dijual di samping rumah bunga. Usai menanyakan tanah tersebut, Boby ke kediaman korban.

Tak kuasa menahan kemolekan tubuh Bunga, Boby akhirnya mengambil pisau di bengkel milik temannya setelah itu datang kembali ke rumah korban. Pelaku sempat mengawasi kondisi rumah pelaku, saat rumah korban sepi, Boby langsung menuju rumah tersebut.

“Waktu itu, saya gedor cendela rumah korban, setelah di buka, aku pura-pura minta minum. Saat korban masuk ke dalam dapur, aku mendekati korban dan meminta untuk melakukan hubungan suami istri,” ujar Boby kepada Belitong Ekspres.

Korban sempat berontak, namun pelaku mengancam korban dengan mengunakan pisau. Merasa terancam, korban akhirnya menuruti kemauan pelaku. Saat hendak melakukan hubungan tersebut, anak korban terbangun dan mendekat ke ibunya dalam kondisi terancam.

Bahkan lebih parah lagi, pelaku melakukan hubungan tersebut di hadapan anak korban yang berusia tiga tahun alias masih balita (bawah lima tahun). Usai melakukan perbuatannya, pelaku langsung meminta uang kepada korban.

Boby sempat marah, saat korban hanya menyerahkan uang Rp 20 ribu. Tak puas menyetubuhi korban dan meminta uang, pelaku mengambil hape milik Bunga. Usai melakukan aksinya, Boby melarikan diri ke Beltim.

Setelah kejadian tersebut, Bunga dan suaminya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Belitung, Jumat (19/9) malam. Setelah mendapat laporan tersebut polisi langsung mencari pelaku yang diketahui identitasnya.

Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan, pelaku melakukan perbuatan bejat tersebut saat suami korban tidak ada di rumah. Sebelum melakukan perbutan tersebut, pelaku sempat menanyakan kepada korban kapan suaminya pulang.

“Lalu korban menjawab, suaminya pulang malam dan kerja di Manggar. Setelah itu, pelaku merencanakan bagaimana cara agar bisa menyetubuhi korban. Setelah itu, pelaku kabur ke rumah saudaranya,” ujar Kapolres.

Setelah seharian mencari pelaku, Tim Buser mendapat informasi tentan keberadaan tersangka. Saat rumah tempat persembunyian pelaku di kepung, Boby berusaha kabur waktu hendak diamankan.

“Bahkan pelaku sempat melawan. Hingga akhirnya anggota berhasil melumpuhkan dengan dua tembakan ke betis kaki korban,” ujar AKBP Candra Sukma Kumara didampinggi Kasat Reskrim Polres Belittung AKP Candra Matta.

“Saat ini kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap tersangka. Sementara, pelaku dikenakan Pasal 285 tentang paksaan melakukan hubungan suami istri, yang dilakukan bukan dengan suami, ancaman hukuman 12 tahun penjara,” sambungnya. (kin)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: