banner 728x90

Belajar Cara Pembibitan Lada, Disbun Jabar Kunjungi PT Agro Alam Lestari

Kasbiransyah sedang menjelaskan tentang proses pembibitan Lada metode stek satu ruas kepada rombongan Disbun & BPBTP Provinsi Jabar, Rabu (19/9) kemarin.

TANJUNGPANDAN – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan (BPBTP) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung, Rabu (19/9) kemarin.

Kedatangan Sekretaris Disbun Provinsi Jawa Barat Dr. Dedi Sutardi MPd dan Kepada BPBTP Dr. Dudung A Suganda, MSi dan Ir. Taswianingsih MP, bersama 25 orang stafnya ini, dalam rangka belajar proses pembibitan Lada yang sudah bersertifikasi.

Mereka belajar mengadopsi dan sharing mengenai pembangunan kebun sumber benih yang sudah bersertifikat tersebut. Baik yang dibangun oleh dinas sendiri atau oleh para penangkar yang ada di Kabupaten Belitung.

Oleh Kepada Bidang (Kabid) Perkebunan DKKP Kabupaten Belitung Yulihenri didampingi 4 orang staf, rombongan Disbun Provinsi Jabar, dibawa mengunjungi penangkaran pembibitan Lada yang terletak di Dusun Air Mungkui, Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjungpandan.

Di penangkaran pembibitan Lada seluas kurang lebih 2,2 hektar milik PT. Agro Alam Lestari ini, rombongan Disbur Jabar belajar langsung mengenai cara pembuatan bibit Lada stek satu ruas sampai ke pemeliharaan dan bibit tersebut siap salur.

Kabid Perkebunan DKKP Kabupaten Belitung Yulihenri mengatakan, rujukan kunjungan kerja tahun 2018 ini, karena Disbun Provinsi Jabar akan melakukan pembuatan kebun bibit Lada dengan sumber dana APBN.

Provinsi Babel juga terkenal dengan tanaman primadona yaitu lada. Jadi dianggap sudah berpengalaman di bidang Lada, sehingga mereka merujuk untuk kunjungan kerja dalam rangka belajar. Selain itu, penangkaran pembibitan Lada PT. Agro Alam Lestari ini, sudah bersertifikasi dari Direktorat Jendral (Dirjend) Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).

“Oleh karena itu, mereka jadi tertarik belajar penangkaran pembibitan Lada ke Belitung. Usai dari sini besok (Kamis, 20/9), mereka akan melanjutkan kunjungan kerja ke Dinas Pertanian Babel,” ungkap Yulihenri kepada Belitong Ekspres.

Dalam kunjungan ke penangkaran pembibitan, rombongan Disbun Jabar melihat dan mempelajari proses pengembangbiakan Lada dengan metode stek satu ruas berdaun tunggal. Metode ini rencananya akan diterapkan di daerah Jabar.

Pimpinan PT. Agro Alam Lestari Kasbiransyah di sela-sela mendampingi rombongan ini juga menjelaskan tentang proses pembibitan Lada metode stek satu ruas. Menurut Kasbiransyah metode stek satu ruas ini lebih mudah dalam pengembangan dan juga lebih terjamin mutu dari bibit Lada ini.

“Selain itu, dengan metode ini bibit lebih steril dari penyakit bawaan, serta lebih cepat panen dan menghemat banyak waktu tanam,” jelas Kasbiransyah yang juga menjabat ketua DPC PBB Belitung.

Kata dia, bibit yang ditangkar ini berasal dari kebun induk yang mereka miliki dan sudah dilakukan sertifikasi pemurnian oleh Dirjend Perkebunan Kementan RI bersama bersama Balai Penelitian dan Sertifikasi Mutu Benih (BPSMB) Provinsi Babel.

“Sehingga bibit yang kami hasilkan ini, juga akan dilabeli sertifikat oleh BPSMB Provinsi Babel tersebut,” tukas pria yang akrab disapa Biran.

Biran menambahkan, penangkaran pembibitan Lada yang mereka milik ini, merupakan satu satunya di Pulau Belitung. Saat ini jumlah bibit Lada yang sedang ditangkar tahun 2018 lebih kurang 1 juta bibit, dari 10 ribu pohon induk. Tujuannya, selain membantu para petani, juga untuk mendukung pemerintah dalam menyediakan bibit Lada yang memiliki mutu baik.

Harapannya, sehingga para petani dapat meningkatkan hasil panen serta dapat mencegah sejak dini mengenai penularan penyakit Lada yang sedang trend saat ini. Yaitu pembusukan akar bawah batang yang penularannya sangat cepat, bahkan bisa mengakibatkan kematian massal pada kebun Lada tersebut.

“Perusahaan kita juga dapat membantu masyarakat luar pulau yang ingin mendapatkan bibit Lada dari Pulau Belitung. Karena saat ini hanya perusahaan kami satu satunya yang bisa mengirim bibit Lada keluar pulau. Perusahaan kami juga dapat membuatkan surat keterangan pengiriman bibit, sehingga mempermudah pemeriksaan dari karantina,” tandas Biran. (yud)

Related Search

Tags:
author

Author: