banner 728x90

Brimob Siap Lakukan Pengawasan dan Pemberantasan Narkoba di Belitung

banner 468x60

Kaden Brimob, AKBP Wahyu Dharmalaksana

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pulau Belitung berpotensi menjadi tempat peredaran gelap narkoba di Indonesia. Itu diungkapkan Kepala Detasemen B Brimob Polda Bangka Belitung (Babel) AKBP Wahyu Dharmalaksana, kepada Belitong Ekspres, Kamis (14/9) kemarin.

banner 300x250

Menurutnya, Pulau Belitung rawan peredaran narkoba karena sangat strategis dan mudah ditempuh melalui jalur laut dengan kapal. Selain itu, pengamanannya dinilai tidak terlalu ketat. Apalagi, di Negeri Laskar Pelangi ini, ada sejumlah pelabuhan-pelabuhan tikus (kecil,red).

“Di sanalah mereka (pengedar) bisa menyelundupan barang (narkoba) masuk dan mengedarkannya di seluruh Belitung,” katanya. Belum lagi, di pulau ini, banyak orang keluar masuk dari luar Belitung.

Seperti wisatawan. Dijelaskan AKBP Wahyu, potensi lain yakni Pulau Belitung adalah kawasan wisata. Belum lagi adanya dugaan oknum-oknum aparat yang terlibat. Seperti membackup dan juga turut serta dalam jaringan tersebut.

Dalam hal ini, peran Brimob Polda Babel ada dua tugas pokok. Yakni membackup Polres Belitung, untuk melakukan pengawasan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba, serta melakukan tindakan sendiri. Misalnya melakukan penggerebekan.

“Tapi, setelah kita berhasil melakukan penggerebekan dan penangkapan, barang bukti dan pelaku, harus diserahkan ke Polres Belitung, untuk dilakukan penyidikan berkas perkara untuk dilimpahkan ke proses selanjutnya,” ungkapnya.

Untuk mencegah hak tersebut tidak terjadi di Pulau Belitung, Jajaran Brimob akan berkoordinasi dengan Polres Belitung dan Beltim. “Kita akan awasi lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadinya penyelundupan, misalnya di Pelabuhan-pelabuhan tikus,” pungkasnya. (kin)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: