banner 728x90

Beltim Kebagian Bantuan Usaha Keluarga Pra Sejahtera

Ketua dari setiap KUBe di Beltim menandatangani perjanjian kerjasama sebelum menerima bantuan.

*Rubah Pola Pikir Masyarakat

MANGGAR – Direktorat Penanganan Fakir Miskin Pesisir, Pulau-Pulau Kecil dan Perbatasan Antar Negara (PFMP PPK PAN) Kementerian Sosial RI akan memberikan bantuan usaha sebesar Rp 875 juta bagi keluarga pra sejahtera di Kabupaten Belitung Timur. Bantuan akan diberikan kepada 350 keluarga kurang mampu di Kecamatan Manggar dan Kelapa Kampit.

Bantuan stimulan tersebut akan disalurkan lewat 66 Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Masing-masing keluarga akan menerima sebesar Rp 2,5 juta. Namun sebelum menerima bantuan, para calon penerima wajib mengikuti bimbingan teknis.

Kepala Sub Direktorat Pendampingan dan Pemberdayaan Direktorat PFMP PPK PAN, Eko Priatno mengemukakan jika bantuan akan dikirimkan melalui rekening di tiap kelompok bantuan. Pencairannya akan dilakukan dalam kurun waktu dekat ini.

“Habis bimbingan teknis ini kita lakukan verifikasi dulu, kemudian baru bisa kita kirim. Kalau waktu pencairannya bisa satu atau dua minggu ke depan atau bisa lebih, yang jelas sebelum tahun anggaran 2018 ini selesai,” ungkap Eko saat Bimbingan Teknis Penerima Manfaat KUBE, RS-RUTILAHU dan Sarling di Ruang Pertemuan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Kabupaten Beltim, Kamis (20/9).

Eko menekankan jika bantuan lebih kepada modal awal usaha agar masyarakat kurang mampu dapat berusaha mengembangkan industri rumahan yang dianggap punya peluang. Modal tersebut kemudian diolah melalui KUBE, yang sebelumnya sudah membuat proposal usaha.

“Setelah uang diterima nanti setiap keluarga melalui kelompoknya tinggal membuatkan laporan keuangan, ke mana saja uang digunakan, untuk membeli apa saja dan bagaimana seusai dengan proposal awalnya,” jelas Eko.

Ditambahkannya jika keluarga yang menerima bantuan berasal dari Basis Data Terpadu (BDT) Pengentasan Kemiskinan Kabupaten Beltim. 250 Keluarga dari Kecamatan Manggar dan 100 keluarga dari Kecamatan Kelapa Kampit.

“Bantuan lewat KUBE ini merupakan bagian kecil dari program pengentasan kemiskinan. Kementerian Sosial RI juga memberikan bantuan melalui Program Keluarga Harapan, Beras Sejahtera, Indonesia Pintar, Indonesia sehat dan lain sebagainya,” ujarnya.

Rubah Pola Pikir Masyarakat

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Kabupaten Beltim, Wahyu Setiawan menyatakan jika bantuan bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Beltim. Dengan bantuan ini diharapkan akan banyak masyarakat miskin yang meningkat kesejahteraannya.

“Harapannya masyarakat kita akan meningkat kesejahteraannya. Kalau usaha mereka berkembang, nantinya akan ada bantuan modal pinjaman lunak dari Dinas Koperasi KUKM atau kementerian lainnya,” ungkap Wahyu yang didampingi Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rusli.

Namun menurut Wahyu, bantuan bukanlah yang utama. Yang terpenting adalah bagaimana merubah pola pikir masyarakat, memanfaatkan bantuan untuk modal usaha.

“Yang harus diubah dulu adalah mindsetnya. Bantuan ini bukan hanya sekedar dibelanjakan, namun harus jadi modal usaha. Kita bukan memberi ikan tapi pancing bagi mereka berusaha,” kata Wahyu.

Rusli menambahkan agar bantuan program KUBE dapat terus berkesinambungan dan berkelanjutan agar pengetasan kemiskinan di Kabupaten Beltim dan Provinsi Babel dapat tercapai.
“Makanya kita, dari Dinas Sosial Kabupaten Beltim, Dinas Sosial Provinsi dan Kementerian Sosial harus saling bersinergi untuk melaksanakan program ini. Kawan-kawan media kita harapkan yang sama untuk membantu program ini,” ujarnya. (*/@zi)

Related Search

Tags:
author

Author: