banner 728x90

Beltim Sulit Raih Adipura

//Jika Mayarakat Masih Buang Sampah Sembarangan

MANGGAR – Kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan dan tidak peduli lingkungan menjadi kendala Kabupaten Belitung Timur (Beltim) meraih predikat kota bersih. Padahal dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup telah memperoleh sertifikat Adipura sebagai bukti keseriusan menangani kebersihan kota.
Tahun 2017, tim penilai Adipura kembali memantau Kabupaten Beltim untuk penghargaan Adipura tahun 2018. Menyambut rencana tersebut, Dinas Lingkungan Hidup mengaku tidak ada persiapan khusus. Menjaga kebersihan dilaksanakan seperti biasa sebagaimana rutinitas keseharian petugas mereka.
“Tanggal belum pasti antara besok atau lusa (kedatangan tim). Tim tersebut terdiri dari BLH Provinsi dengan TPE Regional di Pekanbaru, Riau,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Beltim Arbaie kepada wartawan, Selasa (28/11) kemarin.
Dijelaskan Arbaie, kedatangan tim penilai dalam rangka kegiatan pantau satu. Mereka akan memantau beberapa titik yang masuk kriteria penilaian dengan bobot penilaian tertentu.
“Mereka datang dalam rangka pantau satu dari dua kali pantau. Nanti di pantau dua-nya sekaligus evaluasi terakhir melihat angka kumulasi sekitar bulan April-Mei,” kata Arbaie.
Ia mengatakan, kesiapan tetap dilakukan namun seperti biasa. Hanya saja, pihak Dinas Lingkungan Hidup telah berkoordinasi sekaligus berkirim surat ke berbagai pihak.
“Kami berkirim surat ke berbagai pihak, termasuk mengajak Kades dan Camat menggiatkan kebersihan terutama yang di kota Manggar,” jelasnya.
Arbaie menyatakan kendala yang dihadapi dalam meraih penghargaan Adipura adalah sikap peduli masyarakat yang tinggal disekitar lingkungan mereka sendiri. Banyak masyarakat belum menyadari arti penting menjaga kebersihan sekalipun kebersihan lingkungan rumah.
“Partisipasi masyarakat kurang terhadap kepedulian lingkungan masing-masing. Semua bertumpu pada aparatur termasuk diantaranya Kades. Kalau semua bergerak sebenarnya tidak susah, inilah yang terus kita perjuangkan bagaimana masyarakat peduli, itu saja,” tegasnya.
Masih kata Arbaie, pihaknya telah melakukan upaya sosialisasi dan pemasangan baliho di berbagai titik pantau. Tujuannya, memberikan pemahaman kepada masyarakat agar secara sadar menjaga lingkungan.
“Kita sudah melakukan, menyebar baliho dimana-mana, memasang ajakan termasuk yang mereka berkedaraan membuang sampah sembarangan. Slogannya apapun kendaraannya, ketika berurusan dengan sampah buanglah pada tempatnya,” katanya lagi.
Menurut Arbaie, ia percaya bahwa perolehan adipura identik dengan kebersihan lingkungan. Tetapi ada perlu penekanan agar menjaga keteduhan.
“Pohon-pohon jangan asal tebang, kalau tidak terlalu penting jangan tebang. Hijau rindang dan bersih itu mottonya. Sekarang memang partisipasi yang kita genjot. Sosialisasi juga secara berkala mengingatkan mereka bahwa perlu menjaga lingkungan masing-masing. Kalau saja masyarakat berfikir sama soal lingkungan, ya pasti bersih dengan sendirinya. Itu juga berkaitan dengan mind set masyarakat, kalau tidak peduli ya akan terus begitu,” ulasnya. (msi)

Related Search

Rate this article!
Beltim Sulit Raih Adipura,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: