banner 728x90

Bikin Resah, TI Ilegal Kembali Marak

banner 468x60

*Kades Cerucuk: Kita Tidak Bisa Bertindak Sendirian

Ilustrasi. Foto : Dok BE

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kabar kembali maraknya aktivitas tambang inkonvesional (TI) ilegal di Cerucuk dan Pilang, membuat masyarakat sekitar resah. Sebab, adanya pertambangan itu, dua lokasi tersebut diterjang banjir maha dahsyat beberapa waktu lalu.

banner 300x250

Kepala Desa (Kades) Cerucuk Samsul Busroni membenarkan adanya kabar itu. Namun, untuk menyelesaikan masalah ini dia akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Polres Belitung, Pol PP Kabupaten Belitung dan Kodim 0414 Belitung.

“Kita tidak bisa bertindak sendirian. Harus ada pendamping dari sejumlah instansi untuk menyelesaikan masalah ini, agar aktivitas pertambangan di lokasi tersebut dapat dihentikan dan tidak diulangi kembali,” kata Samsul, kepada Belitong Ekspres.

Adanya aktivitas pertambangan di lokasi itu sangat berpengaruh negative bagi masyarakat Cerucuk. Sebab, kondisi aliran air keruh, hingga menyebabkan petani, di kawasan sekitar sungai tersebut gagal panen.

Selain itu, saat hujan lebat akan terjadi longsong di lokasi itu. Dan juga, terjadi banjir bandang seperti beberapa waktu lalu. “Kami tidak ingin, peristiwa banjir bulan lalu, kembali terjadi. Apalagi terjadi lagi di Cerucuk,” pungkasnya.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Kabag Ops Polres Belitung Kompol Jimmy Kurniawan akan menginformasikan ke Polsek Badau (Kawasan Cerucuk) dan Polsek Tanjungpandan (wilayah Pilang).

Tindakan yang akan dilakukan Polres Belitung, untuk sementara akan ditugaskan melakukan sosialisasi kepada penambang, sebelum melakukan penindakan tegas. Misalnya, membuat spanduk larangan menambang di lokasi itu.

“Kita beri binaan dulu sebelum bertindak, jika tidak mempan dengan himbauan dan sosialisasi, ya kita akan lakukan penegakan hukum sesuai undang-undang yang berlaku,” ungkap Kompol Jimmy Kurniawan.

Mengenai adanya dugaan oknum-oknum aparat yang bermain, dia menegaskan akan menindaknya. “Kemungkinan memang ada. Kalau dari kami, misalnya ada yang bermain, kita akan lakukan penindakan,” tegasnya. (kin)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: