banner 728x90

Bripka Fz dan Istri Direhab

banner 468x60

* Pembawa Shabu Jadi Tersangka

F-Shabu

Hi Saat Diperiksa Sat Narkoba Polres Bangka Kemarin, Terkait Membawa Narkoba Jenis Sabu-sabu.

SUNGAILIAT- Pelaku pembawa narkoba jenis shabu-shabu sebanyak 4 paket di rumah dinas Asrama Polisi (Aspol) Polsek Sungailiat yang tertangkap akhir pekan lalu, ditetapkan sebagai tersangka. Sementara 3 orang lainnya termasuk satu anggota Polres Bangka direhab di Panti Rehab Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di Sungailiat.

banner 300x250

Kemarin sore juga tampak dilakukan pemeriksaan secara intensif bagi 4 orang yakni pembawa shabu-shabu Hi, anggota Polres Bangka Bripka Fz, Ir yang merupakan istri Bripka Fz, serta Ros yang merupakan pacar Hi. Urine keempatnya dinyatakan positif mengandung narkoba setelah dilakukan pengetesan.

“Hari ini 3 orang akan dibawa ke BNP untuk direhabilitasi, selanjutnya akan dirawat di panti rehab RSJ. Untuk Bripka Fz akan rehab rawat inap sedangkan Ir dan Rs kemungkinan rawat jalan. Hi sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Kasat Narkoba Polres Bangka AKP Johan Wahyudi seizin Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana, kemarin (5/9).

Narkoba jenis shabu-shabu sebanyak 4 paket itu juga telah ditimbang dan diketahui beratnya 1,44 gram. Kepolisian sudah berupaya melakukan pengembangan ke penjual tempat Hi membeli barang haram tersebut. Sayangnya Hi mengaku tidak kenal penjual karena saat melakukan transaksi dilakukan pertemuan di Jalan Lintas Timur saja lalu terputus komunikasinya.

“Pengembangannya terputus, karena Hi mengaku cuma tau penjualnya orang Pangkalpinang, tidak tahu dimana alamatnya. Ia sebutkan sewaktu membeli transaksinya di Lintas Timur, setelah itu tidak ada lagi hubungan dengan penjual,” jelas Johan.

Sementara Hi saat ditemui di sela-sela pemeriksaan mengaku memakai barang tersebut untuk konsumsi sendiri. Ia menolak disebutkan pernah mengkonsumsi shabu-shabu bersama Bripka Fz. Pria duda dengan 2 anak ini tercatat sebagai Pegawai Honoarium Lepas (PHL) di Setwan DPRD Provinsi Babel pada bagian umum.

Diakuinya, usai membeli paket shabu senilai 1 gie dengan harga Rp 1.600.000,- ia kemudian mengemas dalam paket kecil. Hal itu dilakukan dengan tujuan agar pemakaian tidak boros. Saat ditangkap ia sedang ngobrol bersama pacar dan istri Bripka Fz di rumah dinas Aspol Polsek Sungailiat.

“Biasa pakai sendiri, saya beli itu pakai uang seseran yang kadang didapat dari nganter orang ke bandara,” sebut PHL yang menjadi sopir pada salah satu Komisi di DPRD Bangka ini.(trh)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: