banner 728x90

Bupati Keluarkan Edaran HET Tabung Gas 3 Kg

* Rp 22.500 Per Tabung

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Bupati Beltim telah mengeluarkan edaran tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) penjualan tabung gas bersubsidi 3 kilogram. Kepastian itu disampaikan Kabag Ekonomi Pembangunan Setda Beltim, Hendri Yani menjawab Belitong Ekspres.

Hendri mengatakan, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi HET yang telah ditetapkan agar harga jual di pasaran stabil. Untuk Beltim mengingat posisi agen ada di Simpang Renggiang total HET adalah Rp 22.500 per tabung.

“Kita ada rencana sosialisasi, Bupati sudah keluarkan HET dan kita akan sosialisasikan itu dengan mengundang seluruh Kades, pangkalan, agen, OPD terkait termasuk Wahana Migas, dan juga pertamina khususnya untuk SR wilayah II Palembang,” kata Hendri.

Ia juga menyebut, kesepakatan antar dua Kabupaten di pulau Belitung telah menetapkan kesepahaman terkait ongkos angkut dari pelabuhan Pangkal Balam menuju Belitung.

“Sebelumnya kita rapat koordinasi dua Kabupaten Beltim dan Belitung, jadi terkait kesepahanan terhadap ongkos angkut dari pelabuhan Pangkal Balam ke Belitung, sudah ada kesepakatan yang juga dihadiri agen LPG,” sebutnya.

Hendri berharap, penambahan ongkos angkut tetap memperhatikan prinsip bahwa gas 3 kilogram adalah barang subsidi. Karena tidak mungkin Pemerintah daerah menanggung beban ongkos angkut yang menjadi penambahan harga.

“Ini jauh lebih bijaksana, dengan HET yang diterapkan di beberapa daerah lain yang juga menerima konversi. Walau sebetulnya kita berupaya keras, tapi rapat terakhir di Kementerian diperkenankan untuk penambahan biaya angkut,” kata Hendri.

Terkait konversi yang sudah berjalan, Hendri memperkirakan subsidi minyak tanah akan segera ditarik Pertamina. Selanjutnya tergantung Pertamina apakah langsung ditarik atau tetap tersedia namun dengan harga non subsidi.

“Sebagaimana koordinasi yang disampaikan manajer SR II Pertamina, satu daerah tidak mungkin terima 2 subsidi. Itu ketentuannya. Artinya ketika konversi diberlakukan, secara bertahap minyak tanah juga akan ditarik,” jelas Hendri.

Hingga saat ini, capaian persentase distribusi tabung 100 persen atau sejumlah 28.756 unit. Tabung gas LPG yang diserahkan terbagi menjadi dua kategori yakni untuk pemakaian rumah tangga dan usaha mikro yang terinci 28.414 rumah tangga dan 342 usaha mikro. (msi)

Related Search

Tags:
author

Author: