banner 728x90

Bupati Merasa Dikhianati Pemprov

*Bantuan 20 Bus Kemenhub Hampir Sirna
*Anggaran Tol Laut Selat – Nasik Nyato Raib

Bupati Belitung Sahani Saleh mengutarakan kekecewaannya terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel).  Bahkan Sanem, sapaan akrab Sahani Saleh, merasa pemprov telah mengkhianati Kabupaten Belitung.  Nah, lho?

KEKECEWAAN Sanem tersebut diutarakannya sebelum membuka Musrenbang Kabupaten Belitung Tahun 2017.   Salah satu yang membuat ia kecewa adalah mengenai bantuan transportasi sebanyak 20 unit bus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hampir sirna.  Padahal ketika GMT lalu, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Belitung yang mengusul bantuan tersebut sendiri.

Selain itu, Sanem sapaan akrabnya bupati juga kecewa kepada Pemprov Babel atas rencana pembangunan Tol Laut dari Selat Nasik-Tanjung Nyato. Rencana pembangunan tol yang diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp 29 miliar itu, diduga raib secara tiba-tiba dan dialihkan tanpa sepengetahuan pemerintah kabupaten.

“Kami sudah buat proposal, DED dan segala macam. Tahu-tahu rekomendasi provinsi Selat Nasik-Tanjung Nyato hilang.  Yang ada malah Sadai.  Titik koma tidak ada, angka di DED pakai yang itu tidak ada yang berubah, dan ini berkhianat namanya,” sesalnya kepada Belitong Ekspres, Senin (13/3/) kemarin.

Dilanjutkan  Sanem, begitu pula dengan sarana olahraga yang semula sudah disounding (diberitahukan) dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) langsung, seperti pembangunan lapangan sepak bola kecil.

“Jangan lah apa yang kita sudah sounding ke pusat digitukan. Kalau tidak salah ada lima/enam program yang dikhianati provinsi. Padahal kita sudah mancing (berkomunikasi) ke pusat.”
Sahani Saleh, Bupati Belitung

“Itu sebetulnya kita dapat anggaran Rp 200 juta, dan disodorkan melalui Provinsi oleh Kementerian. Tahu-tahu dibagikan ke yang lain, dan kita tidak dapat apapun,” ungkapnya.

Sanem tidak menampik, terdapat berapa program lainnya diusulkan secara langsung kepada Kementerian. Namun setelah melalui provinsi, Kabupaten Belitung tidak mendapatkan apapun.

“Jangan lah apa yang kita sudah sounding ke pusat digitukan. Kalau tidak salah ada lima/enam program yang dikhianati provinsi. Padahal kita sudah mancing (berkomunikasi) ke pusat,” pungkasnya.(i1s)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: