Opini

Mayoritas Menentang Kebenaran
Opini

Mayoritas Menentang Kebenaran

Oleh: UU Hamidy Budayawan Allah Maha Bijaksana lagi Maha Perkasa menegaskan dalam Alquran —kitab peringatan alam semesta— bahwa Dia-lah pencipta dan pemilik langit dan bumi serta isinya, mengaturnya dengan kebenaran. ALLAH SWT mengutus para Nabi menyampaikan kebenaran pada tiap umat manusia agar selamat dunia akhirat. Allah perintahkan manusia hanya menyembah dan minta tolong kepada-Nya, agar
Menghukum Peserta Didik  Ala Ki Hajar Dewantara
Opini

Menghukum Peserta Didik Ala Ki Hajar Dewantara

Oleh : Heriyanto,S.H.I. Guru PAI SMP Negeri 4 Gantung Menyimak artikel saudara FX Sajiyanto,SPd., berjudul “ Bolehkah Guru Menghukum Murid ?” pada majalah Candra edisi VI 2004 terusik  untuk melengkapinya. Dari simpulan yang ditulis sekaligus merupakan jawaban atas judul artikelnya memperbolehkan guru menghukum  peserta didiknya asalkan dengan bijaksana. HUKUMAN bijaksana dimaksud di atas adalah tidak menerapkan
Membunuh Tikus, Usah Membakar Lumbung (Refleksi Penerapan PP 57 Tahun 2016)
Opini

Membunuh Tikus, Usah Membakar Lumbung (Refleksi Penerapan PP 57 Tahun 2016)

Oleh: Mardhiansyah Dosen Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Riau Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut lahir dengan semangat utama melindungi ekosistem gambut dan mencegah kebakaran hutan dan lahan yang selama ini menghantui negeri ini dan menyiksa para penghuninya. Sekilas
Menjaga Fitrah Anak
Opini

Menjaga Fitrah Anak

Oleh: Hana Ummu Dzakiy Aktivis Muslimah Riau Anak adalah aset yang buah manisnya akan dipetik jauh di kemudian hari. Cahaya mata itulah yang  menjadi harapan kebaikan di dunia hingga di akhirat. Bukan hanya harapan bagi orang tuanya tapi juga bagi umat. Sayangnya, kejahatan seksual pada anak di bawah umur (pedofil) kian merajalela. Pelakunya memanfaatkan dunia
Agama di Media Sosial
Opini

Agama di Media Sosial

Oleh: Tika Azaria Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Riau dan Pemimpin Redaksi Tabloid Tekad Ungkapan “mulutmu harimaumu” mungkin tidak akan pernah hilang ditelan zaman. Ungkapan yang dari dulu sudah eksis, untuk sekarang hanya perlu sedikit diperbaharui, tetap dengan makna yang sama. “jarimu harimaumu”. Itulah ungkapan yang tepat menggambarkan situasi yang sedang panas di media sosial
”Kegentingan yang Memaksa” dan Perppu
Opini

”Kegentingan yang Memaksa” dan Perppu

Oleh:  Wira Atma Hajri Dosen Ketatanegaraan Fakultas Hukum Universitas Islam Riau Di dalam negara hukum, tidak ada hak tanpa diikat dengan kewajiban. Sederhananya, ada hak, ada kewajiban atau sebaliknya. Ada kewajiban, tentu ada hak di sisi yang lainnya. Begitu juga dengan Perppu. KETIKA ada yang berpendapat bahwa Perppu adalah hak Presiden karenanya itu pula Presiden
Politik Sudah Mulai Makan Korban Konglomerat
Opini

Politik Sudah Mulai Makan Korban Konglomerat

Oleh: Dahlan Iskan ORANG terkaya satu ini terpaksa menjual 76 hotelnya. Juga 13 theme park-nya. Dan entah apalagi. Padahal, dia ingin terus mengembangkan bisnis theme park tersebut. Sampai bisa mengalahkan Disney-nya Amerika. Sampai-sampai dia sudah menjadi pemegang saham di Disneyland Shanghai. EKSPANSI bisnisnya juga lagi dihadang blokade. Bahkan dari dua arah. Sekaligus. Di waktu yang
Pemerataan Pendidikan
Opini

Pemerataan Pendidikan

Oleh: SADELY ILYAS* Pensiunan PNS Guru Sosiologi, tinggal di Tanjungpandan DI ABAD teknologi yang serba digital sekarang, pendidikan menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat. Merupakan kebutuhan pokok, seperti halnya makan dan minum. Kebutuhan pokok (primer) artinya jika kebtuhan tersebut tidak terpenuhi, maka lama-kelamaan manusia akan mengalami kemusnahan. Tanpa pendidikan manusia akan tergilas oleh kemajuan zaman. Memang
Menjadi Siswa Berprestasi;  Mengapa Tidak?
Opini

Menjadi Siswa Berprestasi; Mengapa Tidak?

Oleh: SADELY ILYAS* Pemerhati pendidikan, pensiunan PNS Guru tinggal di Tanjungpandan PRESTASI dalam belajar sesungguhnya bisa di capai oleh semua siswa di sekolah. Karena, prestasi tak pernah mengenal seseorang itu dari keturunan orang kaya, miskin, orang yang berasal dari kota atau pedesaan. Namun, untuk mencapai impian menjadi kenyataan, setiap orang harus belajar, berjuang, dan berkorban
Perpu No. 2 Tahun 2017 Lebih  Lebih Kejam Dari…
Opini

Perpu No. 2 Tahun 2017 Lebih Lebih Kejam Dari…

Oleh: Yusril Ihza Mahendra Masih banyak warga masyarakat dan bahkan pimpinan Ormas Islam yang gembira dengan terbitnya Perpu No. 2 Tahun 2017. Mereka mengira Perpu ini adalah Perpu tentang Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia. Padahal Perpu No. 2 Tahun 2017 ini adalah Perpu tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang isinya