BE DEMOKRASI

Jumlah Bangunan Sekolah Negeri Kurang
Pendidikan

Jumlah Bangunan Sekolah Negeri Kurang

*Disdikbud Berusaha Ajukan Penambahan belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Jumlah infrastruktur bangunan sekolah negeri di Kabupaten Belitung bisa dikatakan kurang. Berdasarkan data yang diterima Belitong Ekspres dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten, total rumah sekolah se-kabupaten Belitung hingga saat ini terhitung 161 buah. Adapun rinciannya sebanyak 121 buah SD/MI, 32 buah SMP/MTS, dan 15 buah SMA/SMK.
Membangun Keluarga Sakinah
Opini

Membangun Keluarga Sakinah

Oleh: SADELY ILYAS* Pemerhati pendidikan, tinggal di Tanjungpandan. DALAM kehidupan dunia modern yang sarat persaingan ekonomi dan sosial sudah menjadi ancaman bagi keutuhan keluarga. Dengan berbagai kesibukan dan orientasi materi dapat menimbulkan terputusnya ’komuniasi’ orang tua dengan anggota keluarga, terutama anak-anak. PERHATIAN dan kasih sayang orang tua terhadap anak-anak sering terabaikan, termasuk pengenalan terhadap agama,
Bangun Pariwisata, Jaga ‘Pesona Belitong’
Opini

Bangun Pariwisata, Jaga ‘Pesona Belitong’

Oleh: SADELY ILYAS* Pensiunan guru, tinggal di Tanjungpandan. SEKTOR kepariwisataan di Belitung, merupakan sektor unggulan yang diharapkan dapat menjadi daya saing, di samping sektor kelautan/perikanan dan perhubungan. Potensi pariwisata yang terdapat di negeri laskar pelangi ini, tidak diragukan lagi. BAHKAN, Kepala Bidang Tata Kelola Destinasi Pariwasata Prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Torang Nasution, ketika berkunjung ke
Sifat Zionis
Tajuk

Sifat Zionis

belitongekspres.co.id, Sikap kejam Isreal terhadap warga Palestina, mendapat perlawanan dari sejumlah negara-negara berpenduduk muslim. PBB pun didesak agar bersikap tegas pada Isreal, namun tentara Israel semakin beringas. Belum lama ini, Isreal pun memblokade Masjid Aqsa, namun kemarin blokade ini akhirnya dibuka, itu pu setelah didesak oleh banyak negara. Demikianlah sikap keras dan serakahnya Isreal. Sikap
Mading Sekolah: Tumbuhkan Kreativitas Siswa dan Budaya Ilmiah Sekolah
Opini

Mading Sekolah: Tumbuhkan Kreativitas Siswa dan Budaya Ilmiah Sekolah

Oleh: Heriyanto,S.H.I. Guru PAI SMP Negeri 4 Gantung Majalah dinding (mading) adalah salah satu bentuk dari majalah sekolah. Bentuk lain dari majalah sekolah bisa berupa korlem (koran lembar) yang diterbitkan harian, atau juga majalah sekolah yang terbit bulanan seperti bulletin sekolah. Baik mading, korlem maupun bulletin sekolah mempunyai tujuan pokok sebagai media komunikasi antarpeserta didik
Mayoritas Menentang Kebenaran
Opini

Mayoritas Menentang Kebenaran

Oleh: UU Hamidy Budayawan Allah Maha Bijaksana lagi Maha Perkasa menegaskan dalam Alquran —kitab peringatan alam semesta— bahwa Dia-lah pencipta dan pemilik langit dan bumi serta isinya, mengaturnya dengan kebenaran. ALLAH SWT mengutus para Nabi menyampaikan kebenaran pada tiap umat manusia agar selamat dunia akhirat. Allah perintahkan manusia hanya menyembah dan minta tolong kepada-Nya, agar
Menghukum Peserta Didik  Ala Ki Hajar Dewantara
Opini

Menghukum Peserta Didik Ala Ki Hajar Dewantara

Oleh : Heriyanto,S.H.I. Guru PAI SMP Negeri 4 Gantung Menyimak artikel saudara FX Sajiyanto,SPd., berjudul “ Bolehkah Guru Menghukum Murid ?” pada majalah Candra edisi VI 2004 terusik  untuk melengkapinya. Dari simpulan yang ditulis sekaligus merupakan jawaban atas judul artikelnya memperbolehkan guru menghukum  peserta didiknya asalkan dengan bijaksana. HUKUMAN bijaksana dimaksud di atas adalah tidak menerapkan
2 Siswi Bangka Bersiap ke USA
Pendidikan

2 Siswi Bangka Bersiap ke USA

*Sekar : Ibarat Baru Ketapel, Ditarik Mundur untuk Maju Melesat *Fhatoyya : Tinggalkan Sekolah, Ambil Kesempatan Emas belitongekspres.co.id, SUNGAILIAT – Sekar Octa Fianti (16) siswi SMAN 1 Pemali dan Fathoyya Vya Azzahra (16) siswi SMAN 1 Sungailiat terpilih untuk mengikuti program Bina Antar Buaya (KY) KENNEDY LUGAR – YES (Youth Exchange and Study) yang akan
Membunuh Tikus, Usah Membakar Lumbung (Refleksi Penerapan PP 57 Tahun 2016)
Opini

Membunuh Tikus, Usah Membakar Lumbung (Refleksi Penerapan PP 57 Tahun 2016)

Oleh: Mardhiansyah Dosen Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Riau Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut lahir dengan semangat utama melindungi ekosistem gambut dan mencegah kebakaran hutan dan lahan yang selama ini menghantui negeri ini dan menyiksa para penghuninya. Sekilas
Setelah HTI, Apa Lagi?
Tajuk

Setelah HTI, Apa Lagi?

belitongekspres.co.id, Setelah melalui wacana yang panas, terutama sejak tiga bulan ini, akhirnya pemerintah resmi membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Alasan utama pembubaran ormas ini adalah karena dianggap bertentangan dengan Pancasila. Pembubaran itu diumumkan oleh Dirjen Administrasi Hukum Kementerian Hukum dan HAM Freddy Harris dan dinyatakan sebagai tindak lanjut dari penerbitan Perppu No 2 Tahun