banner 728x90

Dalih Butuh Uang IRT Nekat Mencuri

DT (kanan) yang mencuri uang tetangganya sendiri saat diperiksa di Polsek Tanjungpandan, Selasa (2/10) kemarin.

*Embat Dompet Tetangganya

TANJUNGPANDAN – Berdalih butuh uang untuk belanja sehari-hari, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial DT (22) asal Jalan Pasir Putih, Air Raya, nekat mencuri. Pelaku mencuri uang milik CN, yang tak lain merupakan tetangganya sendiri.

Atas perbuatannya, ibu anak satu tersebut, saat ini mendekam di Sel Polsek Tanjungpandan, setelah dijemput di tempat kerjanya kawasan Perumnas, Air Pelempang Jaya, Senin (1/10) lalu.

Kapolsek Tanjungpandan AKP Agus Handoko mengatakan, peristiwa ini berawal saat korban merasa kehilangan dompet yang berisikan uang kurang lebih Rp 8 juta. Kemudian korban melaporkan ke Mapolsek, Minggu (30/9).

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata ada yang melihat pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini masuk ke dalam rumah korban. Sehingga polisi mencurigai wanita berbadan kurus itu.

“Saat kita introgasi, dia mengakui telah mengambil uang milik korban,” ujar Kapolsek Tanjungpandan AKP Agus Handoko, kepada Belitong Ekspres, Selasa (2/10) kemarin.

Mantan Kasat Intelkam Polres Belitung ini menjelaskan modus tersangka masuk ke dalam rumah. Saat itu, dia berpura-pura berkunjung ke rumah korban. Setelah kondisi lengah wanita ini mengambil dompet yang ada di lemari.

“Setelah berhasil mengambil dia kabur. Dari tangan tersangka tersisa sekitar Rp 7 juta. Sedangkan satu jutanya sudah terpakai buat dia belanja kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Adanya pencurian ini, membuat masyarakat semakin resah. Dalam waktu kurang dari seminggu, sudah dua kali kasus maling. Meski begitu AKP Agus menegaskan, dua kasus pencurian tersebut, tidak ada kaitan dengan yang sebelumnya.

“Untuk yang IRT, kita kenakan Pasal 362 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Pencurian, ancaman hukumannya lima tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara itu, DT mengaku dirinya baru pertama kali melakukan pencurian itu. Dia nekat maling di rumah tetangganya tersebut lantaran butuh uang. Sebab, saat ini sang suami jarang memberinya nafkah.

“Suami saya lagi sepi kerjanya. Dia sebagai travel. Akhirnya, saya memilih untuk mengambil uang milik tetangga. Saya terpaksa,” kata DT dengan penuh penyesalan. (kin)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: