banner 728x90

Defisit, Anggaran SSS Dipangkas

banner 468x60

*Setiap Kelurahan Rp228 Juta

PANGKALPINANG – Anggaran program Sasaran Sekawan Sejahtera (SSS) yang sebelumnya dikenal dengan satu miliar satu kelurahan (samisake) tahun ini terpaksa dipangkas sebesar Rp228 juta per kelurahan. Hal ini diseiring APBD Kota Pangkalpinang yang mengalami defisit hingga Rp21 miliar.

Pemangkasan program andalan Walikota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah ini diakui oleh Wakil Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian. Katanya, pemangkasan ini terpaksa dilakukan agar APBD tetap berjalan dengan sehat.

banner 300x250

“Jadi kepada masyarakat kami mohon untuk bersabar karena kondisi keuangan kita belum membaik. Karena saat ini ada pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat, jadi mau tidak mau kita memangkas anggaran SSS,” ungkap Sopian kepada Babel Pos usai menghadiri rapat paripurna pesertujuan dua raperda, Senin (26/9) kemarin di gedung DPRD Kota Pangkalpinang.

Mantan Camat Rangkui ini mengemukakan bahwa pada saat penyusunan anggaran SSS pihaknya tidak memprediksi jika pemerintah pusat mengurangi dana perimbangan keuangan. Sehingga ketika hal itu terjadi, pihaknya pun terpaksa melakukan pemangkasan anggaran setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Untuk itu mau tidak mau untuk mengamankan APBD Kota Pangkalpinang tentunya kita jangan sampai terhutang ke pihak ketiga, makanya inilah yang membuat anggaran kita tidak sehat, dan untuk menyehatkannya kita lakukan pemangkasan di SKPD hingga ke program SSS ini,” paparnya.

Sopian mengakui, dengan dipangkasnya anggaran SSS ini otomatis sebagian usulan masyarakat yang sebelumnya sudah direncanakan terpaksa ditunda hingga menunggu anggaran stabil.
“Jadi perlu diketahui, pemangkasan ini bukan berarti kita membatalkan apa yang sudah kita rencanakan, tapi kita menundanya sementara. Untuk itu kita harap masyarakat untuk bersabar,” imbuhnya.

Seperti diketahui, tambah Sopian, pada dasarnya program SSS adalah salah satu program unggulan dirinya bersama Walikota saat masa kempanye. Sehingga kendati dilakukan pemangkasan, pihaknya tetap berupaya agar program tersebut berjalan optimal.

“Jadi masyarakat tak perlu khawatir, kita akan berusaha menyehatkan dan menstabilkan kembali APBD. Karena jangan sampai program yang sudah kita rencanakan, tidak kita wujudkan,” pungkasnya.(pas)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: