banner 728x90

Desa Batu Itam Respon KEK Pariwisata

banner 468x60

*Diharapkan Bawa Dampak Positif  Terhadap Ekonomi Desa

foto B- kebun cabe-lombok batu itam (6)

Petani kebun cabe atau lombok di Batu Itam.

TANJUNGPANDAN-Kepala Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk, Mulkan mengatakan, Pemerintah Desa Batu Itam sangat mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang. Sebab, dengan adanya KEK ini akan membawa dampak positif terhadap perkembangan pariwisata suatu daerah.

banner 300x250

“Tentu KEK ini akan memberikan dampak positif.  Meski lokasi di kawasan Tanjung Binga dan Tanjung Kelayang, dengan posisi Desa Batu Itam yang strategis, maka tetap akan membawa dampak,’’ ujar Kades Mulkan didampingi Sekretaris Desa Yosi kepada Belitong Ekspres.

Dengan potensi yang dimiliki, lanjut Mulkan, Desa Batu Itam mengembangkan sejumlah sektor yang selama ini sudah dirintis, bahkan sudah berjalan di masyarakat. Di antaranya sektor perikanan, pertanian dan  usaha kecil mengah (UKM). Cara ini dilakukan guna menopang perekomoian masyarakat karena bisa menambah penghasilan.

“Alhamdulillah untuk pasokan sayuran di daerah sekitar dan wilayah kota ada beberapa persen dari pertanian di Desa Batu Itam. Selain itu, beberapa kerajinan tangan masyarakat juga sudah memiliki pasar yang baik, misalnya di Tanjungpandan,”

Dikatakan, Pemerintah Desa dan BPD maupun masyarakat mau tidak mau harus siap memanfaatkan KEK ini guna meningkatkan kesejahteraan. “Jelas, KEK di Belitung akan membuka lapangan pekerjaan yang luas,” paparnya.

Dari potensi UKM, seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan baik wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman), ini akan menjadi peluang bagi para pelaku UKM. “Mereka turis tetap akan membeli oleh-oleh saat hendak pulang. Macam wajib lah beli oleh-oleh khas Belitung sebagai cindera mata. Ini bukti nyata bagaimana potensi UKM itu besar pasarnya,’’ ungkap Kades.

Secara spesifik, dijelaskan, hasil produk yang bisa dijadikan oleh-oleh turis dari hasil tangan masyarakat Batu Itam sudah cukup banyak. Seperti kerajinan tangan, oleh-oleh keripik pisang dan keripik singkong. Dan, usaha-usaha dalam skala home industri ini tidak lagi hanya dijadikan usaha sampingan. Lebih dari itu,  usaha mereka telah menjadi usaha pokok yang dinilai cukup menjanjikan dari sisi penghasilan.

“Ada 40 orang pelaku UKM di 17 sektor UKM di Desa Batu Itam.  Lantas dengan adanya KEK nanti diharapkan membawa dampak positif terhadap tumbuh kembang UKM,” kata Yosi menambahkan keterangan Kades.

Diterangkan Yosi, dari data yang dimiliki tujuh belas sektor UKM itu, bergerak di usaha kerupuk, pembuatan kue, anyaman lais, kerajinan sapu lidi, kerajinan ambong, usaha ikan asin rebus, pembuatan abon ikan, pengrajin terindak, pembuatan kaligrafi, dan pengrajin miniatur kapal serta pakaian khas Belitong.

“Selain bembinaan UKM serta penguatan sektor pertanian dan perikanan, diharapkan KEK juga berdampak untuk kemajuan UKM-UKM di Batu Itam. Jadi masyarakat harus bisa melihat hal tersebut jangan sampai masyarakat jadi penonton di rumah sendiri,” ajaknya.(mg1)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: