banner 728x90

Di Pemali, 40 Anak Dicukur Massal

banner 468x60

PEMALI – Memperingati dan memeriahkan Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi Muhammad SAW, Masjid Assa’adah Pemali menyelenggarakan kegiatan cukuran massal.
Sebanyak 40 anak menjadi peserta cukuran massal yang dipusatkan di Masjid Ass’adah Desa Pemali, Minggu (3/12/17).
Selain cukuran massal kegiatan yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Pemali ini juga menggelar lomba menghias tumpeng, telor betamat, lomba Asmaul Husna, lomba azan, lomba ayat pendek, lomba mewarnai kaligrafi.
“Kita memperingati maulid nabi Muhammad SAW ini memeriahkannya dengan berbagai kegiatan untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT dan menciptakan generasi emas yang dibawah koridor Al Quran dan hadist,” ungkap Jaka Khoitami, Ketua Panitia Cukuran Massal Pemali.
Selain itu, kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, berjiwa pemberani dan generasi muda yang mencintai Nabi Muhammad SAW.
“Semoga wadah ini bisa menjadi salah satu wadah bagi kita untuk mencetak dan melahirkan generasi muda yang islami, dan mencintai nabi Muhammad SAW,” harap Jaka.
Jaka juga menambahkan kegiatan cukuran massal ini juga merupakan salah satu ritual budaya melayu yang membudaya di Kabupaten Bangka dan Bangka Belitung umumnya.
“Kita harapkan kegiatan ini bisa menjadi ajang silahturahmi antar masyarakat, dan juga dapat melestarikan khazanah budaya bangsa, dan diharapkan terus menjadi agenda rutin bagi Desa Pemali,” kata Jaka.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Desa Pemali, H. Ahmad Zarkoni menambahkan, kegiatan cukuran massal dan lainnya ini, selain memperingat hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, juga tujuan utamanya supaya bayi atau anak yang dicukur rambutnya dan didoakan dengan doa, kedepan bisa menjadi generasi penerus yang baik, menjadi anak yang soleh, dan soleha.
“Bersama-sama dengan para orang tua, Kita berdoa agar anak-anak kita menjadi insan yang Qurani dan bertaqwa, dan menjadi generasi emas bagi bangsa dan selalu dalam perlindungan dan petunjuk Allah SWT,” doa H. Ahmad Zarkoni.
Kepala Desa Pemali, Isnanto mengungkapkan kegiatan cukuran massal di desa Pemali ini setiap rutin dilaksanakan dan hal ini dapat menjadi ajang ukhuwah islamiyah dan ajang melestarikan budaya Melayu yang turun temurun. Selain itu juga, kegiatan ini juga mendukung program pemerintah daerah untuk meningkatkan mental spritual, mensyiarkan agama islam dan yang terpenting bisa memperkenalkan tradisi Melayu kepada wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Bangka.
“Semoga dengan kegiatan ini, Desa Pemali semakin maju, dan banyak dikenal orang,” kata Isnanto.
Cukuran massal di Desa Pemali diisi juga dengan ceramah agama dan juga adat Nganggung Sepintu Sedulang, pengumuman pemenang lomba dan pembagian hadiah lomba serta lainnya. (rel/trh)

banner 300x250

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: