banner 728x90

Diduga Peras Pengelola Star Zone, 2 Oknum  Wartawan Ditangkap

banner 468x60
TANJUNGPANDAN – Dua oknum wartawan berinisial ML dan FV diamankan polisi di wahana permainan ketangkasan Star Zone, Jalan Veteran, Kampong Parit, Selasa (29/5) malam. Keduanya, diduga melakukan pengancaman dan pemerasan dengan kedok pengajuan proposal bantuan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ML diketahui sebagai wartawan sekaligus Pempred salah satu media online dan FV juga merupakan pimpinan TV Online. Keduanya ditangkap setelah adanya laporan dari pemilik Star Zone berinisial AN terkait adanya dugaan kasus pengancaman dan pemerasan.
Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana membenarkan adanya penangkapan dua oknum wartawan tersebut. Saat ini, pihak penyidik kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap keduanya.
Menurut Kapolres, penangkapan kedua terduga pelaku berawal dari laporan korban yang merasa diancam dan diperas. Pengelola Wahana Star Zone dimintai sejumlah uang puluhan juta untuk keperluan pembangunan bedah rumah.
Namun permintaan kedua oknum wartawan itu tidak ditanggapi. Hingga akhirnya, terduga pelaku memberitakan dugaan aktivitas perjudian di media TV Online milik FV. Pada Selasa malam ML dan FV lantas melakukan pertemuan di lokasi Star Zone.
Dari hasil pertemuan itu, diduga keduanya meminta uang dengan cara mengajukan proposal sebesar Rp 64 juta untuk bantuan kegiatan bedah rumah. Akan tetapi, setelah negosiasi pihak pengelola sepakat menyanggupi sebesar kurang lebih Rp 35 juta.
“Usai melakukan transaksi baru mereka kita tangkap,” ujar AKBP Yudhis, didampingi Kasatreskrim Polres Belitung AKP Bagus Kresna, kepada Belitong Ekspres, Rabu (30/5) kemarin.
AKBP Yudhis menjelaskan, dalam hal ini keduanya memiliki peran yang berbeda. ML meminta uang dengan menggunakan proposal. Sedangkan FV sebagai mediasi (negosiator) dan diduga mencari keuntungan dalam hal ini.
“FV alias AT merupakan residivis dengan kasus yang sama. Untuk sementara kita masih melakukan pemeriksaan. Yakni saksi-saksi serta mengumpulkan sejumlah barang bukti,” pungkasnya.
Pemeriksaan terhadap FV dan ML dilakukan hingga tadi malam.  Menurut Kasatreskrim Polres Belitung AKP Bagus Kresna, dari hasil gelar perkara, keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan.
Keduanya disangkakan pasal 335 ayat 1 butir 2 KUHPidana Jo Pasal 55 Ayat ke 1  ke 1 KUHPidana atau pasal 369 ayat 1 KUHPidana jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana. (kin)

banner 300x250

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: