banner 728x90

Disparta Ikuti Pameran Astindo Fair 2017

*Promosikan Pariwisata Belitung, Dengan Teknologi Digital

even-edisi-25-maret-2017-Astindo-Fair-2017

Suasana pameran Astindo Fair 2017, di Plenary dan Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC).

TANJUNGPANDAN– Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung melalui Dinas Pariwisata (Disparta) mengikuti pameran wisata bertajuk Astindo Fair 2017. Pameran wisata yang berlokasi di Plenary dan Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), salah satunya untuk mempromosikan pariwisata Belitung baik Nasional maupun Internasional. Kegiatan ini berlangsung tiga hari, 24-26 Maret 2017.

Sebagai salah satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas di tanah air dan di bawah koordinasi langsung Kementerian Pariwisata (Kemepar). Tentunya pariwisata Belitung merupakan salah satu destinasi pariwisata pilihan dan diunggulkan oleh Kemenpar.

Acara ini diikuti dari berbagai stakeholder pariwisata yang ada di dalam negeri maupun luar negeri ini, dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Kegiatan ini pun disambut baik para pelaku wisata yang hadir, seperti agen penerbangan, travel, perhotelan, media dan lain-lain.

Dalam sambutannya Menpar Arief Yahya menekankan dari unsur Telecomunication, Transportation, dan Tourism (3T), yang paling baik saat ini penggunaan teknologi digital baru di sektor Telekomunikasi, lalu disusul oleh sektor Transportasi.

“Sedangkan di sektor Tourism (pariwisata) penggunaan teknologi digital ini sangat lamban. Tetapi mengingat saat ini kebutuhan teknologi digital ini sudah mengglobal, maka sudah selayaknya seluruh pelaku pariwisata indonesia segera mengikuti perkembangan ini,” kata.

Sementara itu, Kepala Disparta Kabupaten Belitung Hermanto mengatakan sebenarnya Belitung sudah beberapa tahun lalu ingin menerapkan teknologi digital dalam pembangunan pariwisata daerah. Khususnya di bidang pemasaran/promosi pariwisata.

“Dulu pernah kita ingin menggunakan sistem aplikasi tersebut. Pada waktu itu kita namakan aplikasi Belitung dalam Genggaman, dimana aplikasi ini dapat di download di google play atau sejenisnya. Sehingga calon wisatawan tidak perlu mencari informasi Belitung dengan search engine, tapi cukup melalui aplikasi ini,” terangnya.

“Namun, karena keterbatasan alokasi sumber daya khususnya pembiayaan, maka program tersebut belum dapat terlaksana. Dan mudah-mudahan ke depan segera dapat terlaksana,” pungkasnya.(i1s/disparta)

Related Search

Tags:
author

Author: