banner 728x90

Dorr…! Dianggap Melawan, 4 Bandit Ditembak

MUNTOK – Tim gabungan Polres Bangka Barat dan Polsek Jebus berhasil menghentikan aksi empat kawanan spesialis pencurian dengan kekerasan (curas) yang kerap beraksi di wilayah Jebus dan Parittiga.

Komplotan itu Surya alias Andre alias Botek (30) warga Dusun Bukit Lintang, Rendi Febrian alias Rendi (23) warfa Desa Air Kuang, Suyono alias Tono (24) warga Dusun Bukit Lintang, dan Budiman alias Budi (27) warga Desa Ranggi.

Keempatnya ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda. Tono dan Botek dibekuk di kawasan Kampung Keramat, Kota Pangkalpinang Jumat (20/1). Sementara Budi dan Rendi dibekuk di Desa Ranggi dan Dusun Penganak Desa Air Gantang kecamatan Parittiga, Sabtu (21/1) dini hari.

Dari tangan kawanan ini, tim yang dipimpin Kapolsek Jebus Kompol Alam Bawono menyita barang bukti 1 Hp merek OPPO mirror A5 warna putih, 1 unit HP merk Nokia 105 warna hitam, sejumlah uang tunai sisa hasil penjualan perhiasan emas, dan dua sepeda motor yang digunakan pelaku melancarkan aksinya.

“Mereka kami tangkap di lokasi berbeda. Dua di Pangkalpinang dan dua lagi di sekitar Kecamatan Parittiga,” terang Kapolsek Jebus Kompol Alam Bawono seizin Kapolres AKBP Hendro Kusmayadi, Minggu (22/1).

Surya alias Andre alias Botek (30), Rendi Febrian alias Rendi (23) Suyono alias Tono (24) dan Budiman alias Budi (27) empat kawasan spesialis curas ini masing-masing dihadiahi satu butir timah panas.     Para kawanan ini terpaksa dilumpuhkan unit reskrim Polsek Jebus lantaran berupaya kabur dan melawan saat akan ditangkap petugas, Jumat (20/1) dan Sabtu (21/1) kemarin.

Kapolsek Jebus Kompol Alam Bawono mengatakan pihaknya terpaksa mengambil tindakan tegas lantaran para pelaku tak menggubris tembakan peringatan petugas dan berupaya kabur.

“Keempat pelaku berusaha kabur dan melawan petugas saat akan ditangkap,” tandasnya.

Dalam melancarkan aksinya empat kawanan spesialis Curas, Surya alias Andre alias Botek (30), Rendi Febrian alias Rendi (23) Suyono alias Tono (24) dan Budiman alias Budi (27) menggunakan modus congkel jendela.

Biasanya, kawanan ini beraksi tengah malam dan mengintai rumah yang dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya. Dalam melancarkan aksinya, mereka mempunyai tugas dan peran berbeda. Sebagian menjadi eksekutor di dalam rumah, dan sebagian lagi menunggu di sepeda motor sambil mengawasi situasi di luar rumah korban.

“Modus yang mereka gunakan dengan mencongkel jendela rumah korban. Biasanya kawanan ini mengintai rumah-rumah kosong yang ditinggal penghuninya,” urainya.

(his)

Related Search

Tags:
author

Author: