banner 728x90

DPRD Babel Lakukan Penghematan Dewan Rela Biaya Kunker Dipangkas

PANGKALPINANG – Tak hanya eksekutif, penundaan pencairan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat ke daerah juga menjadi perhatian kalangan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Para legislator berencana sepakat akan menyetujui adanya pemangkasan anggaran untuk perjalanan dinas.

Wakil Ketua DPRD Babel, Amri mengatakan rencana tersebut dibicarakan bersama di Badan Musyawarah (Banmus) DPRD yang dihadiri langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Yan Megawandi. Selain usulan pemangkasan anggaran perjalanan dinas, kata Amri, pihaknya juga menyampaikan beberapa usulan penting kepada Sekda terkait rencana rasionalisasi anggaran eksekutif.

“Tadi sudah kami sampaikan ke pak Sekda selaku Ketua TAPD sehubungan kondisi perekonomian saat ini sehingga ada kebijakan penundaan pencairan DAU. Kita harap usulan ini dapat dikaji sehingga bermanfaat untuk kegiatan-kegiatan yang dapat menyentuh langsung ke masyarakat,” jelas Amri, Rabu (31/8) kemarin.

Ia menambahkan, proses penghematan DPRD diantaranya yang diusulkan meliputi beberapa item perjalanan dinas seperti besaran biaya hotel atau penginapan dan alokasi biaya transportasi. “Dari diskusi tadi, sekiranya besaran hotel atau penginapan kunjungan kerja dewan dapat diturunkan sewajarnya atau yang standar saja. Kemudian alokasi biaya transfortasi, kami tawarkan untuk penurunan great sekelas pimpinan DPRD,” jelasnya.

Kendati demikian, lanjut Amri, pihaknya berharap adanya pemangkasan yang ada khusus SKPD DPRD Babel ini tidak menyebabkan kegiatan-kegiatan legislatif seperti sosialisasi Perda dan pertemuan dengan stakeholder dalam mencari sumber referensi terhadap penyusunan perda dikurangi. “Kita sudah hitung-hitung, jumlahnya itu lumayan untuk dialokasikan ke kegiatan-kegiatan yang lainnya,” ungkap Amri.

Sementara Sekretaris DPRD Babel Suharto membenarkan hal tersebut. Dirinya mengaku bangga dengan usulan para anggota dewan dari diskusi di Banmus yang ikut prihatin dengan kondisi perekonomian saat ini. “Ini merupakan salah satu wujud kepedulian anggota DPRD,” kata Suharto.

Tak hanya anggota dewan, Suharto mengatakan, pihaknya juga akan melakukan beberapa penundaan dan pemangkasan anggaran demi efesiensi untuk beberapa program seperti penundaan pembelian genset dan pengurangan dana pembangunan penambahan ruangan di kantor kesekretariatan DPRD. “Kita akui itu penting, namun harus ditunda untuk efisiensi anggaran,” tukasnya.(iam)

Related Search

Tags:
author

Author: