banner 728x90

DPRD Babel Minta Penegak Hukum Tegas

banner 468x60

*Terhadap Pelaku Seksual di Babel

PANGKALPINANG – Menyikapi makin maraknya tindak kekerasan seksual terhadap anak di Bumi Serumpun Sebalai, anggota DPRD Bangka Belitung (Babel), Azwari Helmi mendesak aparat penegak hukum segera melakukan tindakan tegas dengan menerapkan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-undang (Perppu) nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas Undang-undang nomor 23 tahun 2012 tentang perlindungan anak dengan hukuman kebiri.

Hal ini diungkapkan, Azwari Helmi yang mengaku geram dengan pristiwa persetubuhan yang terjadi terhadap NT (15) yang mengaku telah disetubuhi oleh 13 pemuda di Sungailiat, Bangka Induk. Selain itu kasus kekerasan serupa yang lebih dulu terjadi di Riau Silip Bangka dan Manggar, Belitung Timur (Beltim). Maka dari itu dirinya sangat mendukung adanya Perppu yang telah disahkan oleh Presiden Jokowi terkait hukuman kebiri terhadap para pelaku termasuk pelaku kekerasan yang terjadi di Provinsi Babel baru-baru ini.

banner 300x250

“Ini sudah luar biasa. sudah tidak bisa lagi ini sudah bersipat kronis . Saya minta para pelaku seksual ditindak tegas karena sudah tidak bisa lagi ditolelir. Sebab pelaku itu bukan lagi manusia melainkan binatang,” tegas, Azwari Helmi.

Maka dari itu, Helmi i meminta aparat penegak hukum, agar tidak ragu ragu lagi dalam memberikan hukuman berat  terhadap pelaku, karena menurutnya kejadian kekeras seksual terhadap anak bukan saja menjadi isu lokal saja melainkan sudah mendapatkan perhatian nasional. Begitupula dengan Dinas Pendidikan Bangka Belitung, dalam kesempatan ini pula Azwari Helmi menghimbau agar segera mengindormasikan kepada sekolah-sekolah terkait adanya Perppu kebiri tersebut, sehingga para pelajar dapat juga mengetahuinya.

“Untuk aparat penegak hukum dan Dinas Pendidikan dapat segera mensosialisasikan Perppu kebiri secara merata ditingkat desa amaupun sekolah-sekolah yang ada di Babel. Dengan sosialisasi secara merata dan diketahui oleh masyarakat luas. gar dapat segera karena sifatnya sudah sangat kronis, dan merusak generasi muda kita,” tegasnya.(cr1)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: