banner 728x90

Dugaan Kasus Pengeroyokan Anggota Pol PP, Kepala UPTD Jadi Tersangka

banner 468x60

*Wabup Belitung Tidak Bisa Berbuat Apa-apa

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kepala UPTD Tanjungpendam Ronal Irawan (44) dan petugas keamanan Galuh Herlambang (32) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Tanjungpandan. Penetapan tersangka ini buntut dari dugaan kasus pengeroyokan anggota Satpol PP Rizal di depan pintu masuk Pantai Tanjungpendam, Minggu (4/9) malam.

banner 300x250

Kapolsek Tanjungpandan AKP Gineung Praditina mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (7/9) malam. Saat ini Ronal dan Galuh sudah berada di Sel Tahanan Polsek Tanjungpandan, untuk menunggu proses hukum selanjutnya.

AKP Gineung menjelaskan, berdasarkan hasil gelar perkara penetapan tersangka sudah memenuhi unsur. Polisi sudah mendapat bukti permulaan yang cukup. Mulai dari hasil visum dan keterangan saksi-saksi serta pengakuan dari korban Rizal tentang dugaan perbuatan penganiayaan tersebut.

“Penetapan tersangka itu, setelah kita lakukan penyelidikan dan penyidikan, dan hasilnya, kedua orang ini terbukti melakukan perbuataan yang dilaporkan,” ujar AKP Gineung, kepada Belitong Ekspres, Jumat (8/9) kemarin.

Dalam kasus ini, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 170 Tentang Penganiayaan, ancaman hukuman lima tahun penjara. “Untuk barang bukti sementara yakni hasil visum korban,” pungkas AKPOL 2008 ini.

Sebelumnya, Rizal melaporkan peristiwa dugaan penganiayaan itu ke Polsek Tanjungpandan, Minggu (4/9) malam. Saat itu, korban mengaku dihajar hingga babak belur oleh oknum petugas keamanan Pantai Tanjungpendam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologis kejadian saat anggota Satpol PP Belitung Rizal (43) datang mengendarai kendaraan bermotor ke Pantai Tanjungpendam. Setiba di pintu penjagaan, warga Jalan Mualim ini masuk tanpa bayar dengan mengegas kendaraannya yang menggunakan knalpot racing.

Salah satu petugas penjaga yang merasa bising akhirnya meneriaki Rizal. Mendapat teriakan tersebut, dia lantang dan menantang penjaga. Namun, sang penjaga pintu tak menghiraukan. Setelah itu, Rizal yang menggandeng seorang wanita masuk ke dalam Pantai Tanjungpendam.

Tak lama berselang, akhirnya Rizal yang diduga abis mengkonsumsi minuman beralkohol mendatangi petugas keamanan di pintu depan. Pada saat itu cekcok mulut antara security dan Rizal tak bisa dihindarkan. Hingga akhirnya, terjadi lah dugaan penganiayaan yang melibatkan petugas keamanan dan Kepala UPTD Tanjungpendam.

Kepada UPTD Tanjungpendam Ronal Irawan dan petugas keamanan Galuh Herlambang saat ini masih enggan berkomentar banyak mengenai kasus yang menjeratnya tersebut. Sebab, meski sudah berada dalam sel dia masih akan dimintai keterangan pasca kericuhan di Tanjungpendam. “Kami masih baik-baik saja,” kata Ronal dan Galuh, di Polsek Tanjungpandan.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Erwandi A Rani tak bisa berbuat banyak atas penetapan tersangka Kepala UPTD Ronal Irawan dan petugas keamanan Galuh Herlambang. Ia hanya menyarankan, agar kedua belah pihak berdamai. Apalagi keduanya Rizal dan Ronal Irawan merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Sepanjang pengaduan dia tidak dicabut, tidak bisa diapa-apakan. Kami tidak bisa mengintervensi. Kita telah berusaha dan berupaya mendamaikan mereka. Sesama ASN harus saling memahami,” pesan Erwandi sembari berharap keduanya bisa menyelesaikan kasus ini secara baik-baik maupun secara kekeluargaan.(kin/wan)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: