banner 728x90

FPI Kawal Pertemuan dengan Admin Akun Instagram “Kelakar Bangka”, Kelakar Bangka Buat  Video Permintaan Maaf

SUNGAILIAT – Ormas Islam, Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Bangka ikut mengawal pertemuan pasca postingan salah satu akun instagram yang mengarah ke pelecehan umat muslim.
Sebelumnya, sebuah video akun instagram kelakarbangka yang biasa menampilkan dubbing video berbahasa Bangka ramai menuai kontroversi usai postingan video berisi adegan hewan babi dan anjing dengan dubing kata-kata nuansa Ramadhan.
Video yang dianggap melecehkan umat Islam tersebut sempat diprotes karena mempertontonkan hewan babi tidur seolah umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa dan dibangunkan seekor anjing dalam setting cerita bangun sahur. Video yang sempat tersebar di media sosial ini dan dibagi berkali-kali oleh netizen kemudian oleh pemilik akun kelakarbangka dihapus.
Namun karena merasa ada hal yang kurang mengena dalam respon admin akun instagram kelakarbangka atas protes netizen, sempat ingin dilaporkan masalah ini ke kepolisian. Setelah melalui komunikasi akhirnya berlangsung mediasi yang ikut dihadiri FPI Bangka dan ormas lainnya di Babel, Kamis (24/5).
“Tadi kami sudah bertemu di Pangkalpinang, ada kawan-kawan dari forum Jaga Babel, FPI Bangka dan FPI Pangkalpinang. Intinya, menjelaskan perkara yang ada,” kata Ketua FPI Kabupaten Bangka, Parhan Habib, usai pertemuan kemarin.
Menurutnya, pelaporan ke pihak kepolisian Polda Babel sempat direncanakan namun kemudian diputuskan untuk mediasi dahulu. Beberapa point pertemuan disepakati terkait video, yang mana admin akun kelakarbangka menyatakan tak bermaksud untuk melecehkan tersebut.
Disepakati juga mengambil hikmah atas kejadian dan kedepan akun instagram itu akan menjadi sarana dakwah karena potensial dengan folowernya. Selain itu juga ada pembicaraan permohonan maaf dari pemilik akun ke umat muslim akibat postingan yang dipersoalkan itu.
“Termasuk akan dibikin video minta maafnya, kemudian harus ada penasehat di kelakarbangka. Memang Allah kasih talenta anak itu, umurnya masih 26 tahun bisa mendubbing suara itu,” ujar Parhan, warga Sungailiat ini.
Pihaknya pun akan kembali menggelar pertemuan diintern FPI guna membahas hasil komunikasi dengan admin akun instagram kelakarbangka. Diharap hal serupa tak lagi terjadi, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman baik sesama umat muslim maupun umat lainnya.
“Setelah pertemuan tadi juga, pemilik akun disuruh membuat perjanjian dan melaksanakan hal lainnya sesuai arahan komunitas,” pungkasnya. (trh)

Related Search

Tags:
author

Author: