banner 728x90

Genas, Primadona Baru Tongkrongan Kawula Muda

Suasana malam Gedung Nasional Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Gedung Nasional (Genas) kini menjadi primadona baru, tempat nongkrong kawula muda di Belitong untuk menghabiskan akhir pekan. Apalagi, saat ini lokasi tersebut sudah selesai direhabilitas atau dibangun.

Dulu yang awalnya seram, kini tak lagi menakutkan. Satpol PP maupun Jajaran Polres Belitung tak perlu melakukan razia, untuk membubarkan gerombolan pemuda-pemudi yang sering berbuat negatif di lokasi tersebut.

Sekarang lokasi itu, seperti kota-kota yang ada di luar Belitung. Dengan tata ruang yang indah, serta konsep tempat duduk bagus terbuat dari besi membuat warga nyaman nongkrong di Genas.

Septian Cahya pria asal Kampong Parit mengatakan, kondisi saat ini sudah jauh berbeda dengan Genas yang dulu. Waktu itu, dia menilai tempatnya jorok dan sering dijadikan para remaja pesta aibon serta arak.

Namun, saat ini sudah disulap seperti layaknya Alun-Alun Kota Yogyakarta dan Jawa Tengah pada malam hari. Misalnya dari tempat duduk, dan para penjualnya sudah hampir mirip seperti yang ada di Malioboro.

“Di sini juga ada orang jual kopi dengan konsep modern. Ini mengingatkan aku pada saat kuliah di Jogja dulu,” kata pria yang akrab disapa Rian ini, kepada Belitong Ekspres, Sabtu (2/2) akhir pekan lalu.

Dia berharap, kondisi yang ada saat ini harus dirawat. Seperti dari kebersihan dan penataan kendaraan. Sehingga terlihat lebih rapi. Septian menyarankan para pedagang agar membuat angkringan di Genas.

“Sehingga suasana Jogja-nya lebih terasa. Kalau untuk yang penjual saat ini kebanyakan gerobakan dan mobil pickup. Belum ada yang jual makanan berat seperti nasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Sutrisno (Trisno) mengatakan, ia jualan aneka sosis sejak tiga tahun lalu. Tetapnya 2015 akhir. Dari tahun ke tahun banyak peningkatan yang terjadi di Genas. Salah satunya, tempatnya lebih terang dan bersih.

“Dulu jorok banget. Apalagi gelap sering dibuat orang untuk berbuat mesum. Belum lagi pas dini hari, Genas sering menjadi tempat mangkal waria,” kenang dia.

Namun, sekarang lokasi ini menjadi tempat strategis bagi anak muda. Tiap akhir pekan, dagangannya selalu laku dan bisa dikatakan habis. Bahkan, dalam waktu dekat dia akan menambah lagi aneka minuman yang akan ia jual.

“Kalau tiap hari Sabtu, dagangan selalu laris. Bisa menghabiskan 300 tusuk, mulai Pukul 17.00 WIB hingga Pukul 22.00 WIB,” kata pria berlogat kental Jawa Tengah ini.

Bapak asal Kebumen Jawa Tengah ini berharap, tiap hari Sabtu harus ada event atau kegiatan yang dapat menarik orang. Misalnya menggelar konser atau dangdutan. Sehingga suasana lebih hidup.

“Kita lihat sendiri, tidak ada musik saja ramai. Apalagi ada musik. Ini masih belum seberapa, dua minggu lalu ada produk rokok menggelar membuat event ada musik (elektone), yang datang ramai banget,” pungkasnya. (kin)

Related Search

Tags:
author

Author: