banner 728x90

Gub Ingin Moratorium Timah

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) akan kembali memberlakukan moratorium timah. Hal ini mengingat, tak kunjung membaiknya harga timah dunia.
“Semakin hari harga timah dunia tidak juga kunjung membaik. Untuk itu kita akan melakukan moratorium ekspor timah dalam waktu dekat ini,” ujar Gubernur Babel Rustam Effendi ditemui di rumah dinasnya, tadi malam (5/2). Dikatakan Rustam, sebelum dilakukan moratorium dirinya akan memanggil terlebih dahulu seluruh pengusaha timah yang ada di Bangka Belitung serta akan memanggil pihak Indonesian Commodity Deveriatif Exchange (ICDX) .
“Rencananya Senin ini akan kita panggil seluruh pengusaha agar duduk bersama membahas moratorium ini agar. Kita akan panggil ICDX karena mereka yang lebih tahu terhadap keluarnya timah selama ini,” katanya. Lebih lanjut Rustam pun menjelaskan moratorium tersebut akan dilakukan selama kurang lebih 2 bulan, tujuannya untuk mendongkrak harga timah di pasar dunia.
“Jika memang sudah sepakat untuk dilakukan moratorium ekspor timah dengan para pengusaha. Moratorium ini akan dilakukan selama 2 bulan, nanti kita akan lihat apakah akan mendongkrak harga timah dunia,” ucapnya.
Rustam pun tidak memungkiri masih adanya praktik penyelundupan timah sehingga mengakibatkan stok timah di pasar dunia masih cukup tinggi. Padahal saat ini sedang terjadi transisi aturan pertimahan, yang  mengakibatkan beberapa perusahaan smelter sebagian besar tidak bisa ekspor. “Bisa saja itu terjadi, makanya kita akan kumpulkan pengusahanya. Kalau sudah moratorium masih juga stock dunia banyak, pasti akan kelihatan,” tukasnya.
Rustam pun berharap semua pengusaha mau duduk bersama untuk menyelesaikan pertimahan ini. Karena tidak dipungkiri jiika timah masih berpengaruh terhadap perekonomian Babel. “Kita minta pengusaha bisa satu persepsi. Karena perekonomian kita saat ini memang goyang. Salah satunya sektor timah,” tandasnya.(rb)

Related Search

Rate this article!
Tags:
author

Author: