banner 728x90

Gubernur Berharap Rakornas PPPA Hasilkan Kebijakan Terbaik untuk Perempuan dan Anak

//Yohana: Babel Tuan Rumah Yang Baik Bagi Peserta Rakornas PPPA

 

BANGKA TENGAH — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyatakan urusan pembangunan perempuan dan perlindungan anak, menjadi prioritas di Republik Indonesia, tidak terkecuali di Negeri Serumpun Sebalai.

Segala segi kehidupan dan pelayanan publik tidak akan pernah terlepas daripada urusan perempuan dan anak. Bahkan perempuan dan anak merupakan. komponen terpenting dalam pembangunan sumberdaya manusia di negeri ini.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, saat memberikan sambutan pada pembukaan Rakornas Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Tahun 2018 di Novotel Hotel Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (28/2) malam.

Pembukaan Rakornas PPPA ini. dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani, Menteri Kehutanan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar.

Menurut Gubernur, perempuan adalah komponen yang menguatkan landasan hukum dalam tataran kehidupan, sedangkan anak adalah generasi masa depan yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di Republik Indonesia, termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Maka sudah sepatutnya kita berkumpul dalam forum Rakornas PPPA ini untuk mencarikan solusi terbaik bagi perempuan dan anak indonesia. Sebagai elemen penting pembangunan, cita-cita kita tentu menginginkan kesejahteraan dan kebahagian untuk perempuan dan anak-anak kita,” ungkap Gubernur.

Setiap pemimpin, kata Erzaldi, tentu bercita-cita dan berkeinginan menghasilkan dan membangun masyarakat yang sejahtera dan bahagiah. Selain membangun fisik, pembanguna spiritual dan sosial juga menjadi prioritas Pemerintah Daerah. Tujuannya tidak lain agar terjadi keseimbangan pembangunan SDM dan SDA dalam usuatu negeri.

“Kita ingin acara ini sukses dengan menghaosilkan kebijakan dan solusi kedepan yang memberikan kebaikkan kepada perempuan dan anak-anak kita,” tukas Gubernur.

Erzaldi mengaku yakin dan percaya bahwa Negeri Serumpun Sebalai menjadi tempat yang tepat sebagai tuan rumah. Gubernur juga berharap di negeri serumpun sebalai bisa menjadi inspirasi bagi para peserta Rakornas PPPA dalam mengambil kebijakan dan solusi yang memihak pada perempuan dan anak-anak.

“Semoga saja kehidupan yang damai di negeri kami ini, bisa memberikan inspirasi para peserta untuk menciptakan kebijakan yang baik dan benar. Saya yakin di bawah kepemimpinan Menko PMK Puan Maharani dan Menteri PPPA Yohana Yembise mampu menciptakan kebijakan yang baik dan tepat terhadap perempuan dan anak. Sehingga dengan kebijakan yang tepat ini akan memberikan perhatian lebih bagi kesejahteraan perempuan dan anak.

“Saya yakin dibawah kepeimimpinan Ibu Puan Maharani dan Ibu Yohana, akan menghasilkan kebijakan yang dahsyat untuk kebaikan perempuan dan anak di negara kita ini,” tukas Gubernur.

Yohana: Babel Tuan Rumah Yang Baik Bagi Peserta Rakornas PPPA
Menteri PPPA, Yohana Susana Yembise dan didampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dalam jumpa persnya Rabu (28/2) di Hotel Novotel menyampaikan ungkapan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bangka Belitung karena telah menjadi tuan rumah yang baik untuk para tamu undangan dari seluruh peserta yang berasal dari Provinsi, Kota/ Kabupaten se – Indonesia pada acara Rakornas Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 2018.

Rakornas ini dapat dijadikan momentum bagi PPPA untuk dapat mengevaluasi perkembangan kinerja pembangunan mulai dari tingkat Pusat, Provinsi, sampai Kabupaten / Kota

Yohana juga menyatakan bahwa Rakornas dapat memperkuat koordinasi dan membangun sinergi pusat dengan daerah, pasalnya urusan PPPA merupakan satu urusan dari 18 (delapan belas) urusan yang dilakukan secara bersama antara lembaga. Oleh karena itu pelaksanaan harus dikoordinasikan secara baik dan tepat.

Yohana menyampaikan bahwa Rakornas yang bertemakan ” Rakornas Kerja Bersama untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak Indonesia”, memiliki makna, pertama keterlibatan seluruh lembaga meliputi PPPA, Pemda, masyarakat untuk membangun perempuan dan anak, kemudian percepatan untuk mewujudkan kesejahteraan, rasa aman dan serta kesejahteraan perempuan Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, ia berharap kepada Kepala Dinas PPPA di daerah untuk dapat memperhatikan PPPA secara holistik dan terpadu. Olehsebab itu perlu membangun jaringan diantara seluruh stakeholder, dapat menghadirkan hak anak terintegrasi dalam seluruh program dan kegiatan SKPD, serta Pemerintah Daerah harus dapat menentukan berbagai program yang diperlukan perempuan dan anak agar dapat memberikan perubahan dan perwujudan kehidupan kaum perempuan dan anak yang lebih baik.(adv)

 

Sumber:
Dinas Kominfo
Penulis:
Suci Lestari
Fotografer:
Adi Tri Saputra
Editor:
Irwanto

Related Search

Tags:
author

Author: