banner 728x90

Gubernur Dorong Muntok Destinasi Baru Wisata Sejarah

PANGKALPINANG – Gubernur Babel Erzaldi Rosman mendorong Bangka Barat menjadi destinasi baru wisata sejarah di Babel. Untuk pemanfaatan aset bersejarah tersebut, Politisi Gerindra ini mengatakan akan berjalan sesuai aturan yang berlaku. Pembebasan lahan dekat aset wisata yang telah dikuasai masyarakati juga akan dilakukan.

“Kita akan menunjuk panitia untuk mengatur mengenai pemanfaatan sejumlah aset tersebut. Pembebasan aset nantinya harus dilengkapi dengan perjanjian,” katanya.

Ia juga mendorong agar gaung sejarah di Bangka Barat bisa tersiar secara luas, maka diharapkan dibuatkan film dokumenter. ” Kami juga berharap agar aset-aset, dapat dimanfaatkan dengan membuat film dokumenter sebagai rekam jejak sejarah,” harapnya.

Seperti diketahui, Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat merupakan kota sejarah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Banyak peristiwa besar masa lampau tercatat pernah terjadi di kota tersebut, seperti Presiden RI pertama, Ir. Soekarno dan beberapa tokoh politik lainnya pernah diasingkan selama hampir enam bulan lamanya pasca Agresi Militer kedua Belanda pada akhir Desember 1948. Selain itu, disana juga berdiri pelabuhan lama legendaris pada masa Belanda disebut “Vlucht Haven”.

Negeri berjuluk Sejiran Setason itu pula, tepatnya di pesisir pantai Radji atau Teluk Inggris, tragedi perang dunia II menewaskan 50 tentara inggris dan 22 perawat Australia. Tak sampai disitu, di Muntok juga tegak beberapa aset peninggalan sejarah lainnya, yaitu masjid Jamik, benteng Kute Seribu, kompleks makam Bangsawan Melayu, surau Tanjung, pesanggerahan Muntok dan kampong China.

Dengan rentetan peninggalan sejarah tersebut, Kota Muntok saat ini berupaya menggenjot diri sebagai kota destinasi wisata sejarah di Babel. Hal itu, tertuang dalam audiensi antara Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, Pemkab Bangka Barat, dengan Australia terkait pembangunan tugu peringatan di Teluk Inggris dan Pelabuhan Lama Muntok.

Penyampai komunikasi antara Australia dan pemerintah daerah, Tuti Efriani mengatakan permohonan izin Michael Noyce kepada Gubernur Babel mengenai restorasi daerah pelabuhan lama dan juga pendirian perpustakaan pusat sejarah untuk anak-anak di Bangka Barat. Michael Noyce ini merupakan saudara dari Phillip Noyce, seorang sutradara dari film SALT yang dibintangi Angelina Jolie.

Hal ini didasarkan sebagai bentuk apresiasi dan pembelajaran dalam mengingat kejadian tahun 1940-an di masa perang dunia. Pusat sejarah dan budaya yang akan dibangun ini bukan untuk memperingati masa-masa kelam yang pernah dilalui oleh bangsa, namun untuk menjadi pengetahuan sejarah generasi mendatang.

“Mereka ingin anak-anak tersebut mengenal sejarah. Selain itu, pembangunan memorial ini bukanlah untuk membangun rasa dendam namun membangung rasa perdamaian. Kami juga bersyukur, akhirnya setelah dua tahun kami mencoba melakukan audiensi dengan pemerintah lokal, baru kali ini mendapatkan tanggapan yang sangat baik dari Pak Gubernur. Beliau juga mendukung wisata sejarah ini,” imbuhnya.

Destinasi wisata sejarah, kata Tuti, akan memberikan dampak perekonomian bagi masyarakat Babel, khususnya Bangka Barat. ” Kedatangan orang-orang dari luar akan memberikan dampak positif dalam perekonomian masyarakat, seperti menjual hasil kerajinan dan penginapan juga menjadi penuh di bidang wisata ini,” yakinnya. (fiz)

Related Search

Tags:
author

Author: