banner 728x90

Gubernur Erzaldi Dampingi Presiden Jokowi di IMT-GT ke-11

banner 468x60

banner 300x250

// Sebagai Anggota Delegasi RI

SINGAPURA – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mendapatkan kehormatan dari Presiden Republik Indonesia (RI) untuk mendampinginya secara langsung sebagai Anggota Delegasi RI pada Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia – Malaysia – Thailand Growth Triangle (IMT- GT) ke- 11 yang berlangsung di Hotel Shangri-la Singapura.

Selain Gubernur Babel Erzaldi Rosman, juga diundang dalam IMT-GT ke-11 di Singapura Sabtu 28 April 2018 itu, dua Gubernur lainnya di Sumatera, yakni Gubernur Aceh dan Gubernur Riau.

Gubernur Erzaldi usai pertemuan mengatakan, dalam IMT – GT ke-11 ini, berbicara banyak hal diantaranya memfasilitasi pariwisata dan perdagangan. Indonesia juga menyambut baik rencana aksi kolaborasi antara universitas, pemerintah daerah, sektor swasta dan masyarakat tiga negara.

Hal ini, katanya, untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas yang berfokus pada berkelanjutan transformasi sosial ekonomi dan inklusif; penelitian terapan inovatif; dan solusi untuk komunitas yang berkelanjutan.

IMT-GT, dijelaskannya, bertujuan untuk menjadi pusat keunggulan perdagangan dan pengetahuan dalam produk dan layanan halal melalui penguatan kapasitas dan kemampuan industri lokal.

Kemudian, memberdayakan pengembangan sumber daya manusia; menyusun bidang permainan yang sama untuk memaksimalkan manfaat yang diperoleh dari masing-masing negara; dan meminimalkan hambatan perdagangan.

Selain itu, Gubernur Erzaldi menyebutkan, Babel akan dijadikan sebagai Sekretariat Bersama IMT-GT Sumatera. “Kita ditunjuk menjadi Sekretariat Bersama, karena kita dianggap oleh Pusat sukses dalam penyelenggaraan IMTG-TG pada 2017 lalu. Mudah-mudahan dengan adanya Sekretariat Bersama ini, akan menjadi nilai tambah bagi Babel. Dan kita berharap kedepan banyak investasi yang masuk ke Babel,” ungkap Gubernur.

Gubernur Erzaldi usai mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan yang ikut dihadiri semua Kepala Negara ASEAN itu, menekankan sangat pentingnya memanfaatkan forum IMT-GT ini, dalam rangka pembangunan ekonomi masyarakat Babel khususnya, dan umumnya masyarakat yang ada di Sumatera, yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal, apakah dari bidang pariwisata, infrastruktur dan bidang lainya.

Pada kesempatan sama Gubernur mengatakan, untuk pengembangan sektor pariwisata, Ia telah menyampaikan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution peluang khusus yang dapat dimanfaatkan dalam KEK Pariwisata di Belitung, termasuk kawasan rencana KEK Tanjung Gunung Bangka Tengah dan Sungailiat, peluang untuk dikembangkan dikemudian hari.

Dalam kesempatan itu, dikatakan Gubernur, Menko Perekonomian menyambut baik, dan dalam waktu dekat akan diadakan beberapa pertemuan pertemuan penting antara Gubernur dengan Menko Perekonomian Darwin.

Sementara Presiden Jokowi pada pertemuan IMT – GT ke- 11 itu menyampaikan, memasuki 25 tahun kerja sama IMT-GT sejumlah capaian penting berhasil diraih ketiga Negara, mulai dari pertumbuhan IMT- GT pada tahun 2016 yang mencapai angka 4,4 persen hingga GDP per kapita penduduk di wilayah IMT-GT yang mencatatkan nilai USD 14.557 pada tahun 2016 dari sebelumnya USD 11.508 pada tahun 2011.

Begitu pun dari sisi konektivitas udara, jumlah bandara internasional di kawasan IMT-GT meningkat hingga tiga kali lipat dari 9 bandara pada tahun 1995 menjadi 28 bandara internasional saat ini.

“Kawasan dan dunia saat ini masih dihantui oleh ketidakpastian akibat persaingan antara kekuatan-kekuatan besar hingga perang dagang yang telah ada di depan mata,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengajak para negara pendiri ASEAN tersebut untuk menjadikan kerja sama IMT-GT sebagai building-block yang memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ASEAN. Guna mewujudkan hal tersebut dan meningkatkan pertumbuhan yang inklusif di kawasan IMT-GT, Presiden Jokowi mengusulkan sejumlah langkah yang harus segera dilakukan.
Utamanya, pembangunan infrastruktur khususnya Physical Connectivity Projects (PCP) yang diyakini dapat memperlancar arus barang, jasa, dan penumpang. “Kita harus sama-sama pastikan kerja sama ini membawa manfaat konkret dan inklusif bagi rakyat kita juga bagi rakyat ASEAN,” ucap Presiden Jokowi.

Selain itu, sejumlah kerja sama di berbagai bidang prioritas juga harus terus ditingkatkan. Mulai dari agro-industri, pariwisata, hingga pengembangan ekonomi digital. Presiden Jokowi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang terampil, kompetitif, serta mampu berkontribusi positif melalui Center for IMT-GT Subregional Cooperation (CIMT).
“Sebagai sekretariat bersama, CIMT harus berkontribusi lebih terhadap kelancaran kerja sama baik antar negara maupun dengan organisasi internasional lainnya,” kata Presiden Jokowi.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya.(humasprov/adv).

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: