banner 728x90

Gubernur Tetapkan HET Beras, Melanggar Disanksi Tegas

belitongekspres.co.id, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melaunching Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras jenis Premium dan Medium di Babel, Sabtu (23/9). Launching bertempat di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang itu, Erzaldi ditemani Kapolda, Danrem, Danalanal, Tim Satgas Pangan.

Menurut Erzaldi usai diluncurkan, pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi HET beras ke masyarakat. “Sekarang kita sosialisasi dulu.

Beras ini ada dua macam, yaitu Premium di harga Rp13.300 per kg, dan medium HET Rp.9.950 per kg,” ungkap Gubernur kepada wartawan.

Untuk memastikan agar harga beras sesuai HET, lanjut Politisi Gerindra tersebut, Tim Satgas pangan akan rutin melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional maupun modern.

Untuk membedakan jenis beras premium dengan medium dapat dilihat dari kepulenan beras, pecahan serta patahan berasnya. Hanya saja menurutnya, secara kasat mata agak sulit membedakan hal tersebut.

“Kalau pakai tangan, masyarakat agak susah membedakannya, tetapi bersama kepolisian, Pemprov Babel kan ada Satgas Pangan. Nanti, Satgas Pangan inilah yang akan mengecek ke pasar, mengambil sampel cek ke laboratorium. Kalau dari hasil lab terdapat perbedaan, mereka berbohong, itu akan kena sanksi,” ancam Erzaldi.

Ditetapkannya HET beras, diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat Babel, terutama agar masyarakat mengetahui harga tertinggi beras.

“Mari kita bahagiakan masyarakat kita melalui harga sembako, khususnya beras ini. Kita harus bangga kalau kita bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” tukasnya.

Ia menambahkan bahwa centra beras lokal diantaranya memang ada di Basel dan Bangka Induk. Oleh karenanya untuk centra beras yang luasnya lebih dari 500 hektar, maka pihak Polda Babel dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mengirim tim satgas pangan langsung guna melakukan pengecekan.

“Kebutuhan sembako di tengah masyarakat tentunya memang akan selalu menjadi perhatian pemerintah daerah. Oleh karena itu pemerintah daerah bekerjasama dengan berbagai pihak terkait seperti Polda, Danlanal dan sebagainya. Kita bersatu untuk mempertahankan satgas pangan ini. Saya yakin peran ibu-ibu juga penting, mengingat biasanya yang namanya ibu-ibu ini begitu beras mahal langsung ngomel seperti komputer, makanya karena hal ini pak menteri pun dibuat pusing,” kekeh Erzaldi.

Ia menambahkan bahwa kehadiran tim satgas pangan saat ini mendapat respon bagus dari berbagai lapisan masyarakat. Oleh karenanya sinergi yang semakin terbangun dengan masyarakat ini harus selalu dipertahankan untuk membangun Babel makin lebih baik. Karenanya pula lah hendaknya setiap orang bangga jika eksistensi dirinya pun bermanfaat untuk kemaslahatan orang banyak.

Sementara itu Kapolda Bangka Belitung, Brigjen Pol Syaiful Zachri menyambut dengan sangat baik kerjasama yang dilakukan instansinya dengan pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung ini. Ia yakin dengan kerjasama yang baik dan saling sinergi ini akan mampu membantu masyarakat untuk menghindari berbagai praktek-praktek kecurangan yang terjadi.

“Khususnya Polda Kepulauan Babel dalam hal ini tentunya menyambut baik dan siap untuk bekerjasama. Dan kita juga akan melakukan pengawasan maupun pengecekan harga kebutuhan pokok masyarakat yang berkembang di pasaran sehingga berbagai tindak kecurangan terlebih mengenai kebutuhan pangan masyarakat dapat kita atasi,” ujarnya.

Panggil Distributor

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yusliswan, mengatakan dalam acara launching sekaligus digelar bersamaan dengan acara bakti kesehatan dan pasar murah dalam rangkaian kegiatan memeriahkan HKGB Ke-65 Pengurus Daerah Bhayangkari Daerah Babel.

Yuliswan mengatakan dengan sudah ditetapkannya HET yakni masing-masing untuk medium Rp.9.950/kg tapi dijual Rp. 9600/kg diluar biaya transportasi. Sedangkan untuk premium Rp. 13.300/kg dan dijual Rp. 11.700/kg.

“Saya sudah panggil distributor termasuk juga di Belitung sudah kita kumpulkan. Oleh karenanya kepada 11 distributor besar se Babel saya minta tolong untuk mentaati semua komitmen ini dengan sungguh-sungguh dan tidak melanggar, apalagi kita semua sudah sepakat dalam hal ini,” ujar Yusliwan.

Ditambahkannya bahwa untuk packging sementara ini, maka di karung beras tersebut juga sudah ditempel pemberitahuan agar konsumen lebih mudah memilih mana premium, mana medium. Hal ini penting supaya nanti jangan sampai dibalik-balik.

“HET ini adanya di konsumen akhir yakni Rp. 9950 dan Rp. 13.300, karena itu saya minta termasuk kepada pelaku ritel pasar modern seperti, Hypermart, Giant dan Ramayana, Puncak Mall termasuk toko-toko untuk mengikuti aturan ini karena ini merupakan emplementasi dari Permedag No.57 Tahun 2017 untuk masalah harga beras kalau nakal maka nanti akan disidak dan diberikan sanksi,” kata Yusliswan mengingatkan. (fiz/lya)

Related Search

Tags:
author

Author: