banner 728x90

Guru TK/SD Dibekali Ilmu Mendongeng untuk Anak-anak

banner 468x60

*Festival Geopark Belitong 2016

beltim-edisi-10-desember-2016-2

Nara sumber saat memberikan materi mendongeng di acara Lokakarya di ajang Festival Geopark Belitong. Foto : Feb | BE

MANGGAR-Dalam upaya  membangun karakter anak-anak di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Yayasan ITB81 melaksanakan Lokakarya teknik mendongeng untuk guru-guru TK/SD di Beltim, di Gedung Auditorium Zahari Mz, Jumat (9/11) kemarin. Lokakarya ini merupakan salah satu rangkaian Festival Geopark Belitong yang berlangsung mulai tanggal 9 hingga 11 Desember 2016, besok.

banner 300x250

Ketua Yayasan ITB81, Arlan Septia menyampaikan, dengan mendongeng  akan lebih efektif memberikan pesan kepada anak-anak. “Orang tua zaman sekarang sangat sibuk bekerja sehingga kesempatan mendongeng kepada anak-anak jarang. Mereka berpikir anak-anak bisa mencari dan baca sendiri. Tapi, sebenarnya mendongeng itu sangat dibutuhkan anak-anak. Dengan mendongeng pesan orang tua akan lebih efektif bila disampaikan dengan mendongeng,” ungkap Arlan.

Arlan berharap, peserta lokakarya dapat menerapkan teknik mendongeng bagi peserta didiknya dan anak-anak di rumah. “Kita harapkan pengetahuan mendongeng mereka bertambah, sehingga akan membentuk karakter anak yang diinginkan kita bersama,” ujar Arlan.

Sementara itu, Susi Yuslih Ihza dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada pihak panitia Festival Geopark Belitong menggelar lokakarya.  “Melalui pengetahuan yang diperoleh, guru-guru di Beltim dapat lebih mudah menyampaikan pesan pendidikan. Sehingga, bisa menjadi media pembelajaran yang baik dalam menyampaikan materi budi pekerti kepada siswa,” sebut Susi Yuslih yang juga Ketua Darma Wanita Pemkab Beltim.

Karena itu Yuslih Ihza berharap, melalui dongeng akan dapat berkontribusi pada perkembangan kecerdasan berpikir, kecerdasan dalam bertutur bahasa, kecerdasan dalam berlogika, sosial dan berkepribadian. Salah satu peserta, Kepala sekolah SD Baptis Manggar, Paulus mengungkapkan, lokakarya mendongeng ini sangat penting diberikan bagi anak-anak didik.

“Lokakarya ini mengingatkan kita bagaimana mendongeng itu penting. Jadi lebih tahu dongeng itu akan menarik apabila dipraktekkan dengan menirukan suara tokoh karakternya,” imbuh Paulus.

Peserta lokakarya ini begitu antusias. Terlihat dari para guru-guru TK/SD yang mengikuti lokakarya mendongeng yang menghadirkan narasumber para pendongeng. Para pendongeng yakni Kang Asep dan Kang Teguh menyampaikan teknik mendongeng dan berbagi pengetahuan dalam menulis dongeng berikut cara mendongeng.

Para peserta juga diajak merasakan suasana sedih, gembira, takut dalam sebuah cerita. Mereka juga diajarkan bagaimana menggali ide melalui perasaan dan pengalaman serta diberikan pengetahuan praktek menulis dan praktek mendongeng.(feb)

 

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: