banner 728x90

Hari ini, Festival Geopark Belitong 2016

banner 468x60

tanjung kelayang

*Dorong jadi Geopark Nasional dengan Target UNESCO

MANGGAR-Sejumlah rangkaian kegiatan bakal digelar dalam Fesrtival Geopark Belitong 2016 yang dipusatkan di Belitung Timur, mulai hari ini Jumat (9/12) hingga Minggu (11/12) mendatang. Festival Geopark 2016 ini diselenggarakan dalam panitia bersama Yayasan ITB81, Pemkab Belitung Timur dan Pemkab Belitung.

banner 300x250

Agenda Jumat hari ini diawali dengan Seminar Nasional Geopark Belitong di Ruang Satu Hati Bangun Negeri, Kantor Bupati Beltim. Sejumlah nara sumber berkompeten dan eksis di bidang geopark akan dihadirkan. Sejumlah geolog dan pemerhati Pariwisata Indonesia juga diudang untuk berbagi ilmu dalam seminar. Dijadwalkan Direksi PT Timah, Bupati Belitung dan Bupati Beltim bakal hadir di acara seminar tersebut. Seminar juga akan dihadiri komunitas, warga, dan aparatur Pemkab Beltim dan Belitung serta media.

Lantas, aka

n  hadir pula Assesor UGG dari Langkawi Geopark, Profesor Mohammad Shafeea Leman, pejabat Kementerian ESDM, Deputi dari Kementerian Pariwisata RI, pemerhati geopark nasional, pelaku wisata, hingga pelaku UMKM.

“Akan ada penyebaran informasi dari para pakar, baik bidang pariwisata, maupun bidang geologi,” ungkap Ketua Yayasan ITB 81 Arlan Septia kepada wartawan saat ditemui di Kantor Bupati Beltim, Kamis (8/12) kemarin.

Menurut Arlan, seminar nasional ini juga bertujuan membuat dan mengumpulkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk menyukseskan status Geopark Belitong. “Jadi tahun 2017 mendatang, paling lama Februari kami akan mengajukan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk sertifikasi Belitong sebagai Geopark Nasional,” tambahnya.

Dijelaskan, jika Geopark Belitong sudah mendapatkan status Geopark Nasional, berbagai hal kembali akan dilakukan dan dilengkapi untuk mendapatkan status Unesco Global Geopark (UGG). Perlu waktu paling tidak satu tahun bagi UGG memverifikasi status Geopork Nasional Belitong. Yang jelas, ‎ status itu sangatlah penting.

“Karena Belitong Geopark akan mendapatkan pemasaran yang ampuh di dunia geopark. Ini bisa menarik wisatawan asing masuk ke Belitung,” ujar Arlan.

Selain seminar nasional Geopark, kegiatan lainnya adalah Lokakarya Mendongeng. Lokakarya ini penting untuk unsur Cultural Diversity atau pembangunan komunitas masyarakat.

Kegiatan ditujukan agar warga Belitong sejak dini sudah tahu benar potensi Geopark Belitong. Ini diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakt untuk menjaga keasrian situs-situs warisan Geologi Belitong. Lokakarya akan diisi oleh Pendongeng Nasional yang dikenal dengan panggilan Paman Gery.

“Kami ingin masuk dari awal, dari anak-anak. Kami berharap para guru bisa mendongengkan sesuatu, menyampaikan pesan lewat dongeng, sehingga anak-anak mengerti bagaimana berharganya kekayaan warisan geologi Belitong. Hingga bersikap dan berkontribusi untuk memajukan industri pariwisata,” harap Arlan.

Lokakarya mendongeng ini digelar oleh Nusantara Bertutur, bagian dari Yayasan ITB 81 untuk membangun karakter bangsa. Pesertanya khususnya para guru dan siswa, meski ada dari unser lain juga.

Arlan menilai, kekuatan dongeng bagi anak-anak dinilai dahsyat. Jika dongeng ditujukan untuk kegiatan baik, maka pembangunan mental anak juga akan baik.

“Itu yang kami harapkan dan dilupakan karena kesibukan orangtua. Kami meng-ecourage ibu-ibu bisa mendongeng. Bahkan Kami juga akan berusaha melalui sekolah, cukup 15 menit sebelum belajar guru bisa mendongeng yang inspiratif,” tutup Arlan.(feb)

Related Search

banner 468x60
author

Author: