banner 728x90

Hari ini Sidang Tuntutan Kasus Arisan Online DSP

banner 468x60

HUKUM

//Sidang Sempat Tertunda Beberapa Minggu

TANJUNGPANDAN – Setelah tertunda beberapa Minggu, hari ini Selasa (13/11), sidang dua terdakwa kasus penipuan berkedok Arisan Online Destari Sulius Putri (DSP) dan suaminya Alfajar akan kembali digelar.
Sidang yang mengagendakan tuntutan ini seharusya dilakukan Kamis (9/11) lalu. Namun karena ada beberapa kendala, akhirnya persidangan itu diundur beberapa hari. Hakim maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung Timur (Beltim), menyepakati hari ini.
Dalam sidang penuntutan Kejari Beltim akan menghadirkan sejumlah saksi-saksi. Mulai dari korban, member, admin DSP, saksi ahli dan keterangan langsung dari kedua terdakwa yakni Alfajar maupun DSP aliasi Yaya.
Sebelumnya, Kejari Beltim mendakwa kedua terdakwa ini dengan pasal alternatif yaitu, Pasal 3 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Junto Pasal 55 Ayat 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.
Kedua yakni Pasal 46 Ayat 1 Junto Pasal 16 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan Junto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 Pidana.
Ketiga dan empat, yakni Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP Junto Pasal 55 Ayat 1 Tentang Penipuan. “Hari ini, kita akan menggelar sidang tuntutan itu,” ujar Humas Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Andi Bayu Mandala Putra.
Untuk mencegal hal-hal yang tidak diinginkan, seperti di persidangan sebelumnya akan dikawal ketat pihak kepolisian. “Semoga disidang besok (hari ini,red) berjalan lancar,” kata Andi Bayu Mandala Putra.
Bayu menambahkan dalam sidang kasus ini Pengadilan Negeri Tanjungpandan sudah memeriksa sebanyak kurang lebih hampir seratus saksi. “Kami diberi waktu selama 90 hari, untuk menggelar sidang tersebut,” pungkasnya. (kin)

banner 300x250

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: