banner 728x90

HET Ayam di Belitung Disepakati Rp36 Ribu

Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie dan Kapolres Belitung AKBP Yudhis saat menggelar rapat dengan para pedagang, Selasa (14/5) kemarin

Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie dan Kapolres Belitung AKBP Yudhis saat menggelar rapat dengan para pedagang, Selasa (14/5) kemarin

*Pemda Akan Buat Pakan Ternak Murah
*Oknum Pedagang Nakal Bakal Dicoret

iklan swissbell

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kesepakatan harga daging ayam di Belitung Rp 36 ribu perkilogram. Hal itu disepakati saat rapat antara Tim Satgas Pangan dengan para pedagang di Ruang Tri Brata Polres Belitung, Selasa (14/5).

Kesepakatan ini sempat terjadi perdebatan yang sengit, antara pedang, peternak dengan Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie serta Kapolres Belitung. Mereka tidak setuju dengan penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) tersebut.

Alasannya, faktor cuaca yang buruk sehingga bibit ayam sampai di Belitung banyak yang mati. Belum lagi harga pakan ternak juga cukup mahal. Maka dari itu, pedagang menaikan harga.

Saat ini di pasaran harga daging ayam mencapai Rp42 ribu hingga Rp45 ribu. Setelah berunding alot akhirnya peternak memutuskan untuk menjual ayam ke pedagang dengan harga Rp24 ribu perkilogram.

Dari pedagang menjual dengan harga Rp35 ribu hingga Rp36 ribu perkilogram ke pembeli. Dalam kesepakatan ini, kata Isyak Meirobie Pemda Belitung akan membuat pakan ternak dengan harga murah.

Isyak menegaskan, penekanan harga ini dilakukan lantaran Belitung sekarang menempati urutan ke tiga inflasi tertinggi di Sumatera. Dan hampir menjadi juara alias nomor satu inflasi tertinggi se Sumatera.

“Tentunya hal ini akan menjadi perhatian dari pusat. Untuk mengatasinya, kita komitmen jangka panjang. Seperti menjual anakan dan pakan ayam di BUMD dan BUMDES,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana mengatakan, setelah adanya kesepakatan ini pihak kepolisian akan terus memantau. Rencananya, besok (hari ini,red) Polres Belitung akan memastikan apakah penjual menepati janjinya atau tidak.

“Jika mereka menjual diatas harga yang telah disepakati maka akan diperingati. Jika kita temukan ada oknum yang nakal, kita akan rekomendasikan untuk dicoret dari daftar penerima pakan ternak dengan harga murah,” tegas AKBP Yudhis. (kin)

Related Search

Tags:
author

Author: