banner 728x90

Hujan Seharian, Bisnis Terdampak

banner 468x60

TANJUNGPANDAN-Hujan yang mengguyur Kota Tanjungpandan dan sekitarnya dari pagi hingga sore, Selasa (9/2), kemarin, ternyata mempengaruhi aktivitas warga. Kondisi jantung kota Tanjungpandan seperti di Bouelvar Satam, terbilang sepi. Lalu lintas juga terbilang cukup lengang karena kendaraan yang melintas relatif sedikit.

Akibat dari kondisi ini, sejumlah toko penjual makanan dan aksesoris di Kota Tanjungpandan terlihat tutup. Selain itu, kondisi jantung kota ini terlihat sepi dari volume pengendara. “Hujan sangat berpengaruh hari ini (kemarin,red). Sebab, tidak seperti hari-hari biasa, yakni banyak penjual dan motor lalu lalang di Bundaran Satam,” ujar salah satu anggota Polisi yang bertugas di Pos Kota.

banner 300x250

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteologi dan Klimatologi Tanjungpandan Ridwanto mengatakan, curah hujan di Belitung selama tiga hari terhitung mulai Minggu (7/2), Senin (8/2) dan Selasa (9/2) kemarin masih relatif normal.

“Dalam Minggu-minggu ini, curah hujan masih dalam intensitas tinggi, tapi kondisinya normal. Kemudian merata di Belitung maupun di Belitung Timur. Namun, untuk minggu mendatang cuaca sudah mulai normal dan cenderung panas (cerah,Red),” ujar Ridwanto.

Dijelaskan Ridwanto, puncak hujan di Indonesia itu terjadi Desember 2015 lalu. Namun, hal itu tidak terjadi di Bangka Belitung. Sebab, dua pulau ini masuk kawasan Equatorial jadi puncak hujan tertinggi terjadi pada Bulan Februari.

“Meski sederas apapun hujan, tetap Belitung aman dari banjir. Sebab di Belitung tidak terlalu banyak sungai, Sehingga pembuangan air hujan langsung menuju ke Pantai,” kata Ridwanto.

“Belitung akan mengalami hujan lebih deras lagi, yakni memasuki bulan Maret. Untuk bulan April Mei Juni masih hujan norma, setelah itu baru memasuki musim kemarau,”sambung Ridwanto di ruangannya kemarin. (kin)

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: