banner 728x90

IMT-GT Paket Destinasi Wisata Tunggal Berkelanjutan

banner 468x60

belitongekspres.co.id, PANGKALPINANG – Pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT), Jumat (29/9/2017) ke-23 yang diselenggarakan di Hotel Novotel Bangka, Kelurahan Dul, Kecamatan Panglanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), telah selesai. Berbagai agenda kerjasama sejak pertemuan 26 – 29 September 2017, telah dibahas, bahkan disepakati oleh tiga Menteri dari tiga Negara yang tergabung dalam IMT-GT.

banner 300x250

“Kerjasama IMT-GT mencakup 6 bidang utama yaitu pariwisata, perdagangan dan investasi, transportasi dan ICT, pengembangan sumber daya manusia, pertanian serta pengembangan halal products dan services. Kerjasama ini, merupakan building block dari kerjasama ASEAN,“ terang Menko Darmin dalam Konferensi Pers di hari terakhir Pertemuan IMT-GT di Hotel Novotel Bangka, Jumat sore.

Lebih lanjut Darmin mengatakan, pertemuan IMT-GT ini, juga membahas tindak lanjut beberapa arahan Kepala Negara IMT-GT pada saat pertemuan IMT- GT Summit bulan April lalu di Manila.

“Beberapa hal yang dibahas adalah perkembangan pembangunan proyek konektivitas prioritas di kawasan IMT-GT, mengadopsi tourism strategic framework sebagai panduan untuk mempromosikan pariwisata lintas batas, sehingga menjadikan IMT-GT sebagai paket destinasi wisata tunggal yang berkelanjutan, inklusif serta kompetitif, memperkuat kerjasama pertanian dan perkebunan,” ungkap Darmin.

Khususnya pada komoditas karet dan kelapa sawit, lanjut Darmin, kerjasama ini juga telah mengadopsi kerjasama antar Universiti di Wilayah IMT-GT, melalui Uninet Charter dan rencana kerja Stategis 2017-2021.

Disamping itu, ditambahkan Darmin, juga membahas perkembangan inisiatif green city yang intinya ingin mewujudkan perkotaan layak huni, ramah lingkungan, kompetitif secara ekonomi dan sejahtera secara sosial.

Dalam kesempatan sama, Menteri Kesejahteraan Perkotaan, Perumahan dan Pemerintahan Lokal Malaysia, Datuk Seri Abdul Rahman Dahlan, mengatakan, dalam pertemuan IMT-GT ini, lebih khusus membahas masalah perdagangan antar negara IMT – GT, dimana adanya kesepatan yang telah ditargetkan untuk ditinggkatkan dari tahun sebelumnya.

“Melalui pertemuan IMT-GT ini, perdagangan di negara – negara yang termasuk dalam IMT-GT dapat meningkat dari tahun ke tahun, sehingga pada tahun depan target yang telah disepakati dapat dicapai,” harap Datuk Seri Abdul Rahman Dahlan.

Sementara itu pada kesempatan sama, Menteri Perhubungan Thailand, Mr. Arkhom Termpittayapaisith juga berharap dalam meningkatkan kerjasama IMT-GT, khususnya bidang pariwisata dan transportasi, untuk peningkatan paket-paket pariwisata yang ditawarkan, harus dipersiapkan destinasi wisata, dengan didukung fasilitas dan sarana–prasarana yang ada lebih baik.

Arkhom mengatakan, kota-kota di Thailand telah mempersiapkan diri dalam peningkatan infrastruktur dan transportasi yang ada, dalam mendukung pariwisata yang ada di Thailand, sehingga dengan adanya kerjasama yang telah dibangun dalam IMT-GT, memberikan dampak yang baik dalam dunia kepariwisataan dalam lingkup IMT-GT.

Sebelumnya, Gubernur Babel Dr. H. Erzaldi Rosman dalam paparannya di hadapan tiga Menteri dan Gubernur IMT-GT menyampaikan, hasil dari Pertemuan IMT-GT ini, akan ditindaklanjuti di dua pertemuan lanjutan di Singapura mengenai green city, akan dipandu untuk menyamakan konsep yang membuat kehidupan masyarakat lebih baik.

“Substansi green city terhadap lingkungan kita kedepankan, terlebih bagi kota yang ingin mengembangkan dan mengedepankan pariwisata bagi kebijakan daerahnya. Ini strategi marketing,” ungkap Gubernur Erzaldi.

Untuk di Babel, Gubernur Erzaldi menawarkan kepada Kabupaten Bangka Barat green city dan kota herrita. Untuk provinsi lain, Gubernur juga menjelaskan dihadapan para Menteri, bersama Gubernur Regional Sumatera akan ditindaklanjuti dengan ditandatanganinya MoU Kerjasama. (rel)

Related Search

banner 468x60
author

Author: