banner 728x90

Indikasi Bangkitnya PKI Mencuat di Beltim

banner 468x60

*Kodim Belitung Musnahkan foto Aidit di Salah Satu Warkop

MANGGAR-Indikasi bangkitya Partai Komunis Indonesia (PKI) mencuat di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Hal itu terbukti, dari adanya salah satu warung Kopi (Warkop) di Kawasan 1001 Manggar, memajang foto DN Aidit (Tokoh PKI).

Apalagi tokoh PKI ini berasal dari Belitung Timur. Namun, beruntung Jajaran Kodim 0414 Belitung melalui Koramil 414/02 Manggar berhasil melepas foto itu, setelah negosiasi dengan pemilik kedai kopi tersebut.

banner 300x250

Danramil 02 Manggar Mayor Inf Tri Joyo membenarkan adanya informasi tersebut. Katanya, indikasi bangkitnya PKI di Beltim sudah terlihat. Meski begitu, pihaknya terus berupaya agar PKI tidak lahir kembali di Beltim.

Mayor Inf Tri Joyo, menjelaskan mengenai adanya foto atau lukisan yang dipajang di salah satu warung tersebut. Saat itu, pihaknya mendapat informasi mengenai hal itu, setelah dikroscek ternyata benar. Setelah itu jajaran TNI datang ke lokasi untuk meminta lukisan itu diturunkan.

“Setelah negosiasi, akhirnya pemilik mau menurunkan lukisan itu. Selain itu, kita juga bakar lukisan tersebut,” ujar Mayor Inf Tri Joyo, kepada Belitong Ekspres, Kamis (5/1) di Koramil Manggar, kemarin.

Untuk mencegah lahirnya PKI di Beltim, Danramil terus berkoordinasi dengan tokoh pemuda, masyarakat dan tokoh agama di Beltim. Selain itu, Jajaran Kodim 0414 Belitung, memasang sejumlah spanduk bertuliskan penolakan terhadap PKI ke sejumlah lokasi di Beltim.

Kodim 0414 Belitung, juga mengerahkan intelijen ke sejumlah distro baju dan pasar, di Beltim untuk mengantisipasi penjualan baju berlogo palu arit yakni kaos kebesaran Partai Komunis Indonesia ini.

“Kita hanya memantau. Kami tidak mensweeping, dari hasil pantauan untuk saat ini kami belum menemukan adanya indikasi itu. Meski begitu, kita tetap waspada agar baju berlogo palu arit tak muncul di Beltim,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Belitung Timur Supriyono menyatakan siap perang terhadap PKI jika benar-benar lahir ke Beltim. Katanya, dirinya sudah mengetahui adanya indikasi hal tersebut. Apalagi Pulau Belitung mayoritas hampir dikuasi etnis-etnis pendukung PKI.

Pemimpin Garda Bangsa Nadhlatul Ulama (NU) Beltim ini, mendukung apa yang dilakukan Jajaran Kodim 0414 Belitung untuk memberantas lahirnya partai komunis ini di Beltim. “Kami siap membantu Kodim 0414 Belitung, perang menumpas PKI di Beltim,” ungkapnya.

Mengantisipasi perang melawan komunis, GP Ansor Beltim akan mengoptimalkan peran fungsi pemuda dan organisasi Islam. Supriyono meminta TNI dan Polri serta unsur pemerintahan bersatu untuk memerangi PKI.

“Sebab Komunis tidak ada tempat di Indonesa apalagi di Beltim,” pungkasnya.

(kin)

Related Search

banner 468x60
Tags:
author

Author: