banner 728x90

Informasi 100 Begal Masuk Belitung, Hoax!

Salah postingan yang diberi stampel hoax.

*Kapolres Tegaskan Tak Ada Begal
*Masyarakat Jangan Terprovokasi..!

TANJUNGPANDAN – Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana menegaskan hingga saat ini tidak ada begal di Negeri Laskar Pelangi. Menurutnya informasi adanya seratus begal masuk ke Belitung yang tersebar di media sosial (medsos) facebook adalah tidak benar alias hoax.

Untuk itu, Kapolres meminta agar warga tidak terprovokasi dengan postingan yang meresahkan dan tidak jelas narasumbernya tersebut. Apalagi sampai membagikan informasi hoax grup atau akun facebook masing-masing.

Sebelumnya, ujar AKBP Yudhis memang ada kasus penjambretan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Belitung. Itupun bukan begal, tapi kasus pencurian. Pelakunya juga sudah ditangkap dan meringkuk dibalik jeruji besi.

“Tidak dibenarkan adanya begal di Kabupaten Belitung (tidak ada begal). Jika memang ada, kami akan menindak tegas pelaku-pelaku itu,” kata AKBP Yudhis Wibisana, kepada Belitong Ekspres, Senin (17/9) kemarin.

Saat ini memang masyarakat Belitung memang latah menyebut kasus pencurian dengan sebutan begal. Terutama saat memposting informasi atau membuat status di media sosial. Tak pelak informasi marak begal tersebut membuat warga semakin resah.

Meski membuat resah, hal ini menyadarkan arti pentingnya keamanan kampung dengan melakukan ronda dan menggalakkan Pos Kamling di daerah masing-masing setiap malam.
Kapolres juga sudah sering menghimbau bila menemukan tindak pidana kejahatan langsung lapor polisi. Jangan sampai anarkis main hakim sendiri. Seperti yang terjadi pada Jumat malam (14/9) lalu.

Dikira maling, seorang pemuda warga Jalan Basuki Rahmad, Tanjungpandan berinisial HR, sempat menjadi bulan-bulanan warga, di Jalan Jenderal Sudirman Desa Air Rayak.

Tidak hanya itu, motor korban yang diparkir di samping salah satu kedai kopi, juga rusak akibat dihancurkan warga. Beruntung pihak kepolisian cepat menangani kasus ini, sehingga korban dapat diselamatkan.

Kepada seluruh masyarakat Kapolres kembali menghimbau agar tetap waspada. Bagi ibu-ibu yang bepergian untuk tidak memakai perhiasan yang berlebihan. Hal itu akan memicu seseorang untuk berbuat kejahatan.

“Dan juga, untuk motor harus dikunci. Kontaknya juga harus dilepas. Sebab, dari pengakuan tersangka, dia mengambil motor lantaran kuncinya tidak dilepas, sehingga memudahkan sang maling untuk mencuri,” pungkasnya. (kin)

Related Search

Tags:
author

Author: