banner 728x90

Ini Alasan 3 Siswa di Basel tak Lulus

banner 468x60

TOBOALI – Tiga dari 1.511 peserta atau siswa-siswi sekolah menengah atas (SMA) sederajat di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang mengikuti ujian sekolah berstandar nasional (USBN) pada bulan April 2016, tepatnya pada tanggal 4 sampai 7 April lalu dinyatakan tidak lulus.
Pasalnya, ketiga siswa tersebut tidak mengikuti ujian sekolah yang dilaksanakan oleh pihak sekolah bersangkutan.
Selain itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Basel, Eddy Supriadi kepada Babel Pos, ketiga siswa yang tidak lulus itu lantaran perilaku atau kepribadiannya kurang baik di sekolah.
“Ketiga siswa yang tidak lulus tersebut dari SMKN 1 Airgegas, dan bahkan ketiga siswa itu pernah terlibat hukum,” ujar Eddy, seraya menjelaskan jumlah keseluruhan peserta yang terdaftar sebagai peserta USBN (ujian sekolah berstandar nasional) tahun 2016 sebanyak 1.517 peserta. Namun yang mengikuti ujian hanya 1.511 peserta lantaran ada 6 orang peserta DO (droup out), jelasnya.
Di samping itu, Eddy juga menyampaikan bahwa 3 orang siswa-siswi SMAN 1 Toboali hasil atau nilai UNnya terbaik se-Bangka Belitung (Babel) dari jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam).
“Berapa nilainya itu silahkan konfirmasi ke pihak SMAN 1 Toboali. USBN tahun ini terdapat 3 orang siswa dari SMKN 1 Airgegas tidak lulus, dan 3 orang siswa dari SMAN 1 Toboali nilainya terbaik se-Bangka Belitung. Mereka (siswa) yang tidak lulus pada tahun ini, kita arahkan agar mereka mengikuti paket C tahun 2017 mendatang,” kata Eddy, seraya menambahkan Senin (9/5) seluruh sekolah menengah pertama (SMP) sederajat di Bangka Selatan mulai melaksanakan USBN dengan jumlah peserta sebanyak 2.631 peserta, dan untuk peserta yang mengikuti paket B sebanyak 212 orang.
“Sekolah menengah pertama di Bangka Selatan yang melaksanakan ujian sistem UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), yaitu SMPN 1 dan SMPN 8 Toboali,” tuturnya.(tom)

banner 300x250

Related Search

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: